Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Presiden: Infrastruktur Yang Selesai Dibangun Harus Digunakan Dengan Maksimal

Presiden Joko Widodo meminta seluruh stakeholder memanfaatkan semaksimal mungkin infrastruktur yang telah selesai dibangun guna mendorong pertumbuhan ekonomi.
Muhammad Abdi Amna
Muhammad Abdi Amna - Bisnis.com 18 Maret 2019  |  09:08 WIB
Presiden Joko Widodo (tengah) meresmikan operasional pengembangan Pelabuhan Sibolga, Sumatra Utara, bersama dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri BUMN Rini Soemarno dan para Kepala Daerah. - Bisnis/Abdi Amna
Presiden Joko Widodo (tengah) meresmikan operasional pengembangan Pelabuhan Sibolga, Sumatra Utara, bersama dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri BUMN Rini Soemarno dan para Kepala Daerah. - Bisnis/Abdi Amna

Bisnis.com, SIBOLGA - Presiden Joko Widodo meminta seluruh stakeholder memanfaatkan semaksimal mungkin infrastruktur yang telah selesai dibangun guna mendorong pertumbuhan ekonomi.

 

Presiden mencontohkan, pengembangan Pelabuhan Sibolga yang telah selesai dikerjakan harus dilanjutkan dengan program-program yang dapat memacu arus barang dan arus penumpang.

 

“Sekarang saatnya kita bekerja agar semakin banyak barang dan jasa yang menggunakan Pelabuhan Sibolga ini. Setelah infrastruktur siap, kita harus mendorong terus agar ekonomi Sibolga dan sekitarnya terus berkembang  ” ujarnya di Sibolga, Minggu (17/03/2019).

 

Presiden mengatakan kapasitas container yard Pelabuhan Sibolga kini mencapai 20.000 TEUs per tahun. Selain itu, ukuran kapal yang dapat bersandar kini mencapai 6.000 GT dari sebelumnya hanya  2.000 GT. Peningkatan ini dilakukan untuk mengakomodasi peningkatan arus barang dan penumpang di Sibolga.

 

Keberadaan Pelabuhan Sibolga, lanjutnya, kelak akan meningkatkan efisiensi ekspor barang seperti crude palm oil dari wilayah ini.   Usai pengembangan terminal peti kemas dan penumpang, PT Pelabuhan Indonesia 1 akan membangun storage CPO.

 

Dengan demikian, lanjutnya, jika sebelumnya ekspor CPO harus melalui Pelabuhan Belawan yang berjarak 10 jam dari Sibolga, kelak dapat langsung dilakukan dari Pelabuhan Sibolga.

 

Direktur Utama PT Pelindo 1 Bambang Eka Cahyana, mengatakan proyek pengembangan Pelabuhan Sibolga menjadi terminal Multipurpose meliputi perluasan dermaga untuk petikemas dan general cargo, perluasan dermaga ferry 400 m2, pembangunan container yard, perkuatan dermaga, trestle dan breasting dolpin, serta pemasangan crane dermaga (fix crane). 

 

Selain itu, perusahaan juga menata terminal penumpang dan pembangunan skybridge sepanjang 150 m yang menghubungkan dermaga ferry dengan terminal penumpang. 

 

“Tahun 2016, Presiden Joko Widodo juga hadir secara langsung melakukan ground breakingpengembangan Pelabuhan Sibolga ini. Dan saat ini telah selesai 100% siap digunakan ” ujarnya.

 

Sebagai pelabuhan pengumpul, lanjutnya, Pelabuhan Sibolga dilengkapi dermaga multipurpose dengan panjang keseluruhan 153 m yang memiliki panjang tambatan 405 m dan mampu disandari 4 kapal sekaligus atau maksimal ukuran kapal 6.000 GT.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sibolga
Editor : Muhammad Abdi Amna

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top