Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Saat Presiden Jokowi 'Ditodong' Perpanjang Runway Bandara di Sibolga

Kunjungan Presiden Jokowi ke Sibolga dimanfaatkan pemerintah daerah untuk meminta bantuan pemerintah pusat dalam mengembangkan kawasan tersebut.
Muhammad Abdi Amna
Muhammad Abdi Amna - Bisnis.com 17 Maret 2019  |  12:10 WIB
Presiden Jokowi (bersalaman) saat melakukan kunjungan ke Sibolga, Sumatra Utara. - Bisnis/Abdi Amna
Presiden Jokowi (bersalaman) saat melakukan kunjungan ke Sibolga, Sumatra Utara. - Bisnis/Abdi Amna

Bisnis.com, SIBOLGA - Kunjungan Presiden Jokowi ke Sibolga dimanfaatkan pemerintah daerah untuk meminta bantuan pemerintah pusat dalam mengembangkan kawasan tersebut.

Hal itu terjadi terkait rencana perpanjangan landas pacu atau runway bandara di Sibolga, Sumut.

Pemerintah, kata Jokowi, akan menambah panjang landasan pacu bandara Dr. Ferdinand Lumban Tobing agar dapat meningkatkan frekuensi penerbangan dari wilayah lain.

Terkait rencana perpanjangan runway bandara, Presiden Jokowi menyebutkan bagaimana ia "dibisiki" dua kepala daerah untuk isu yang sama.

Dibisiki dalam konteks ini sama dengan "diminta bantuan" atau istilah dulu menyebutnya sebagai "ditodong", tentu tidak dalam arti negatif.

“Saya sampai di bandara dibisikin oleh Pak Bupati untuk menambah panjang runaway, kemudian ketemu wali kota juga minta runaway diperpanjang, nanti kita perpanjang,” ujar Presiden soal permintaan daerah terkait perpanjangan runway atau landas pacu bandara.

Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan ke Sibolga, Sumatra Utara.

Di Sibolga, Presiden Jokowi meresmikan operasional pengembangan Pelabuhan Sibolga, didampingin Menteri Perhubungan, Menteri BUMN dan para Kepala Daerah.

Presiden memuji pengerjaan proyek pengembangan pelabuhan yang tergolong cepat. Di mulai pada 2016 dan saat ini sudah dapat beroperasi penuh.

“Proyek ini cukup cepat. Selanjutnya tugas kita bersama memanfaatkan infrastruktur yang ada untuk peningkatan ekonomi,” ujarnya, Minggu (17/3/2019).

Terminal Pelabuhan Sibolga, lanjut Presiden, kini dapat menampung 500 penumpang dr sebelumnya hanya 80.

Selain itu, pelabuhan ini dapat menampung peti kemas hingga 20.000 TEUs dari sebelumnya hanya 7.000 TEUs per hari.

Presiden juga mengapresiasi desain modern Pelabuhan Sibolga yang mendapatkan penghargaan terbaik di Asia Pasifik.

Selanjutnya, tutur Presiden, Pelabuhan Sibolga akan dibangunkan tanki timbun untuk CPO. Dengan demikian, ekspor CPO dari Sibolga dan sekitarnya tidak perlu melalui Belawan yang berjarak 10 jam melalui jalur darat.

“Nanti kita reklamasi beberapa bagian untuk dibangun storage CPO. Jadi tidak perlu lagi kirim CPO ke Belawan selama 10 jam dari sini untuk di ekspor,” katanya.

Presiden juga mengapresiasi desain Pelabuhan Sibolga yang mendapatkan penghargaan desain terbaik di Asia Pasifik. Fasilitas lengkap dengan mengutamakan kenyamanan pengguna pelabuhan akan meningkatkan roda ekonomi daerah.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi Sibolga
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top