Rejang Lebong Cari Lahan untuk Pencetakan Sawah Baru

Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, tengah mencari lahan pencetakan sawah baru di beberapa kecamatan untuk menambah luas areal pertanian.
Newswire | 14 Maret 2019 20:51 WIB
Ilustrasi petani memanen padi. - Antara/Budi Candra Setya

Bisnis.com, CURUP – Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, tengah mencari lahan pencetakan sawah baru di beberapa kecamatan untuk menambah luas areal pertanian.

Kabid Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Perikanan Rejang Lebong, Ahmad Safriansyah, Kamis, mengatakan potensi pencetakan sawah baru itu tersebar terutama di Kecamatan Sindang Beliti Ulu, Sindang Beliti Ilir, dan beberapa kecamatan lainnya.

"Lokasi yang masih memiliki potensi untuk pencetakan sawah baru dalam jumlah luas berada di Kecamatan Sindang Beliti Ulu dan Sindang Beliti Ilir, di dua kecamatan ini potensi pencetakan sawah barunya mencapai ratusan hektare," ujarnya di Curup, ibu kota Kabupaten Rejang Lebong, pada Kamis (14/3/2019).

Di dua kecamatan ini, tambahnya, selain arealnya masih luas juga didukung oleh pengairan yang memadai berupa sungai dan mata air sehingga jika dibuat sawah baru tidak akan kesulitan guna mendapatkan sumber airnya.

Jika nanti dalam kedua kecamatan ini bisa dilakukan pencetakan sawah baru, akan menambah luas lahan baku pertanian berupa sawah di Kabupaten Rejang Lebong tersebar dalam 15 kecamatan, di mana saat ini baru mencapai 9.870 hektare.

Areal persawahan di Rejang Lebong tersebar dalam 15 kecamatan saat ini mencapai 9.870 hektare. Jumlah ini belum termasuk dengan lahan pertanian padi darat atau gogo yang jumlahnya lebih dari 2.000 hektare.

Sementara itu, produksi padi yang dihasilkan petani di Rejang Lebong kata dia, masih dikisaran 4,5-6 ton gabah kering panen (GKP) atau 44.415 sampai 59.220 ton GKP setiap musim panen atau berkisar 118.440 ton GKP per tahun.

Sumber : Antara

Tag : pertanian, bengkulu
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top