PLN Sumbar Kirim Genset Atasi Krisis Listrik di Kerinci

Longsor mengakibatkan beberapa pohon besar menimpa kabel jaringan SUTT yang ada di lokasi sehingga pasokan listrik terputus.
Heri Faisal | 12 Maret 2019 13:17 WIB
Sutet - Bisnis.com

Bisnis.com, PADANG—PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sumatra Barat mengirimkan bantuan genset mobile untuk meminimalisir pemadaman yang terjadi di sebagian wilayah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci, sejak Sabtu (9/3/2019) lalu.

General Manager PLN Wilayah Sumbar Bambang Dwiyanto mengatakan pemadaman terjadi karena putusnya jaringan listrik akibat robohnya tower transmisi pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Bangko-Sungai Penuh karena longsor di daerah itu.

“Jaringan listrik terputus, karena ada longsor yang menyebabkan tower transmisi SUTT roboh,” katanya, Senin (11/3/2019).

Menurutnya, sesuai informasi petugas PLN di lapangan, robohnya tower transmisi tersebut disebabkan oleh longsor yang terjadi di puncak bukit di wilayah Penetai, Muara Emat, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci.

Longsor itu mengakibatkan beberapa pohon besar menimpa kabel jaringan SUTT yang ada di lokasi sehingga robohnya tower penyangga kabel tidak terelakkan dan pasokan listrik menjadi terputus.

Akibat kejadian itu, daerah Kerinci dan Sungai Penuh mengalami kekurangan pasokan listrik, dengan beban padam akibat kejadian mencapai sekitar 13,3 MW.

Bambang mengatakan PLN telah melakukan upaya recovery maksimal untuk meminimalisir padam listrik di daerah itu dengan melakukan manuver suplai melalui pembangkit swasta IPP seperti PLTMH yang berada di sekitar Kerinci.

Selain itu, juga bantuan berupa genset mobile yang didatangkan dari seluruh unit cabang PLN di Sumbar untuk mempercepat proses recovery.

Dia memaparkan genset mobile yang disiapkan oleh PLN UIW Sumbar adalah sebanyak tujuh genset, dengan rincian, dari PLN UP3 Padang sebanyak dua buah genset dengan daya 100 kW dan 60   kW, dan PLN UP3 Bukittinggi sebanyak dua buah genset dengan daya 100 kW dan 65 kW.

Kemudian, dari PLN UP3 Solok sebanyak dua buah genset dengan daya 65 kW dan 50 kW, dan satu buah genset dari PLN UP3 Payakumbuh dengan daya 72 kW. Total daya yang mampu diberikan genset tersebut adalah sekitar 512 kW.

Dia menuturkan tim PLN Wilayah Sumsel Jambi Bengkulu (S2JB) juga sudah berada di lokasi untuk memeriksa serta memperbaiki kondisi jaringan. PLN S2JB juga telah melakukan upaya penormalan listrik dengan menggunakan suplai listrik dari sistem Solok Selatan.

“Tidak terhenti disitu, PLN unit lain yang berada disekitar juga memberikan bantuan demi pulihnya sistem kelistrikan di Sungai Penuh,” katanya. 

Dia mengatakan PLN Wilayah Sumbar melakukan pengiriman genset dari seluruh UP3, yakni Padang, Bukittinggi, Solok, dan Payakumbuh untuk mendukung sistem kelistrikan di lokasi yang bermasalah.

“Pengiriman ini sudah dilakukan. Semoga kelistrikan di lokasi tersebut cepat pulih sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktifitas dengan normal dan lancar,” ujar Bambang.

Saat ini, imbuhnya, upaya recovery masih terus berlangsung, dan informasi dari lapangan menyatakan sejumlah daerah kondisi listriknya sudah kembali normal, sehingga masyarakat sudah bisa beraktivitas seperti biasa.

“Genset ini akan dioperasikan pada lokasi-lokasi vital yang membutuhkan pasokan listrik dengan segera,” katanya.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mobil listrik, sumbar

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup