Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ribuan Orang Hadiri Doa Peringatan Tsunami Bersama Ustad Abdul Somad

Ribuan warga dari berbagai daerah di Provinsi Aceh hadiri doa bersama dan zikir peringatan 14 tahun gempa dan tsunami yang terjadi di daerah itu.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 Desember 2018  |  13:25 WIB
Sejumlah umat muslim membaca Surat Yasin dan doa bersama saat berziarah ke kuburan massal korban gempa dan gelombang tsunami di Desa Suak Indrapuri, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Rabu (26/12/2018). Gempa bumi berkekuatan 9,2 SR dan disusul dengan gelombang tsunami pada Minggu 26 Desember 2004 mengakibatkan 230.000 jiwa meninggal dunia di 13 Negara sepajang Samudera Hindia. - Antara/Syifa Yulinnas
Sejumlah umat muslim membaca Surat Yasin dan doa bersama saat berziarah ke kuburan massal korban gempa dan gelombang tsunami di Desa Suak Indrapuri, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Rabu (26/12/2018). Gempa bumi berkekuatan 9,2 SR dan disusul dengan gelombang tsunami pada Minggu 26 Desember 2004 mengakibatkan 230.000 jiwa meninggal dunia di 13 Negara sepajang Samudera Hindia. - Antara/Syifa Yulinnas

Bisnis.com, BANDA ACEH — Ribuan warga dari berbagai daerah di Provinsi Aceh hadiri doa bersama dan zikir peringatan 14 tahun gempa dan tsunami yang terjadi di daerah itu.

Doa dan zikir bersama dipusatkan di Masjid Tgk Chik Mahraja Gurah, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, Rabu.

Doa dan zikir dipimpin Ustad H Zamhuri Ramli. Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan tausiah yang disampaikan Ustad Abdul Somad.

Terlihat antusias warga memadati halaman masjid tersebut. Sejak pagi warga terus berdatangan. Warga yang mengikuti doa ditempatkan di bawah tenda. Jamaah laki-laki dan wanita dipisah.

"Ini untuk yang kesekian kalinya, kami mengikuti doa dan zikir bersama untuk korban tsunami Aceh," kata Muhammad Hasbi, warga Peukan Bada, Aceh Besar, yang juga korban tsunami Aceh pada akhir 2004.

Ia mengaku banyak anggota keluarganya hilang dan meninggal dunia pada Minggu pagi 14 tahun silam tersebut. Namun, ada juga sebagian keluarganya selamat dari bencana tersebut.

"Selain untuk mendoakan, kehadiran saya juga untuk mengenang mereka. Peringatan bencana tsunami juga sebagai bentuk refleksi bahwa masyarakat Aceh pernah mengalami bencana besar," jelas dia.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Aceh Rahmadani mengatakan, pihaknya juga mengundang tamu dari Malaysia dan Jepang menghadiri doa disertai zikir bersama dalam rangka peringatan 14 tahun tsunami.

"Kami berharap peringatan tsunami tahun ini berjalan sukses seperti tahun-tahun sebelumnya. Kegiatan juga untuk membangun semangat menghadapi bencana," tambahnya.

Doa dan zikir bersama tersebut digelar Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Aceh. Kegiatan tersebut dilaksanakan setiap tahunnya.

Bencana gempa disusul tsunami yang terjadi pada 26 Desember 2004 memakan korban ratusan ribu jiwa. Saat itu, beberapa wilayah di pesisir barat Aceh luluh lantak diterjang tsunami.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tsunami aceh Gempa Aceh

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top