WOM Finance Perluas Pembiayaan Roda Empat di Sumsel

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk. (WOM Finance) bakal memperluas pembiayaan untuk kendaraan roda empat di wilayah Sumatra Selatan seiring tingginya potensi di segmen tersebut.
Dinda Wulandari | 26 November 2018 15:01 WIB
Business Unit Head Regional WOM Finance Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel) Andreas Aditya (kiri) memberikan materi dalam "Seminar Sosialisasi dan Literasi Edukasi Industri Perusahaan Pembiayaan" di Universitas Sriwijaya Palembang, Senin (26/11). - Bisnis/Dinda Wulandari

Bisnis.com, PALEMBANG – PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk. (WOM Finance) bakal memperluas pembiayaan untuk kendaraan roda empat di wilayah Sumatra Selatan seiring tingginya potensi di segmen tersebut.
 
Business Unit Head Regional WOM Finance Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel) Andreas Aditya mengatakan pihaknya menilai pasar kendaraan roda empat di Sumatra Selatan (Sumsel) cukup bagus dan bertumbuh.
 
“Sepanjang tahun ini, pembiayaan kami untuk mobil mencapai Rp15 miliar per bulan, targetnya tahun depan bisa meningkat dua kali lipat jadi Rp30 miliar,” paparnya di sela-sela "Seminar Sosialisasi dan Literasi Edukasi Industri Perusahaan Pembiayaan" di Universitas Sriwijaya (Unsri), Palembang, Senin (26/11/2018).
 
Untuk mencapai target tersebut, perseroan telah menyiapkan berbagai strategi, salah satunya memberikan kecepatan dalam pembiayaan. Saat ini, proses untuk pembiayaan kendaraan roda dua dapat diproses dalam waktu 30 menit sedangkan untuk mobil memakan waktu selama satu hari jika persyaratan telah lengkap.
 
Sejauh ini, lanjut Andreas, perusahaan yang awalnya hanya memberikan pembiayaan untuk sepeda motor merek Honda itu secara portofolio masih didominasi produk kendaraan roda dua.
 
“Secara keseluruhan di Sumsel ini kami bisa memberikan pembiayaan sekitar Rp55 miliar per bulan di mana untuk mobil Rp15 miliar dan sisanya, Rp40 miliar, terserap di sepeda motor,” terangnya.
 
Di sisi kinerja, perseroan mencatatkan pertumbuhan lebih dari dua kali lipat di mana pada Oktober 2018 realisasinya mencapai 140% dari target.
 
Menurut Andreas, peningkatan kinerja perlu didukung dengan edukasi kepada masyarakat terkait lembaga pembiayaan.
 
“Dengan meningkatnya pengetahuan masyarakat juga secara tidak langsung akan mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan,” ujarnya.
 
Oleh karena itu, WOM Finance berkomitmen untuk mengedukasi masyarakat agar memiliki pengetahuan literasi keuangan yang lebih baik sehingga masyarakat paham akan produk dan jasa perusahan pembiayaan.
 
“Seperti seminar di Unsri ini, yang dihadiri 150 mahasiswa, kami berikan materi terkait perusahaan pembiayaan secara lebih dalam, khususnya mengenai manfaat, produk dan risiko perusahaan pembiayaan,” tambah Andreas.
 

Tag : wom finance, perusahaan pembiayaan
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top