Wali Kota Batam Minta Buruh Jaga Iklim Kondusif

Wali Kota Batam Muhammad Rudi meminta buruh agar menjaga daerah setempat tetap kondusif, karena kota industri itu tengah membangun dan mendapat kepercayaan penanam modal.
Newswire | 31 Oktober 2018 23:00 WIB
Ilustrasi demo buruh. - Bisnis.com/Feni Freycinetia Fitriani

Bisnis.com, BATAM – Wali Kota Batam Muhammad Rudi meminta buruh agar menjaga daerah setempat tetap kondusif, karena kota industri itu tengah membangun dan mendapat kepercayaan penanam modal serta banyak mendapat kunjungan wisatawan mancanegara.

"Saya titip satu, sekarang daerah kita sedang dibangun. Kita jaga ini supaya kondusif," kata Wali Kota Batam saat menemui sejumlah perwakilan pekerja pengunjuk rasa di Batam, Kepulauan Riau, Rabu (31/10/2018).

Jangan sampai, ujarnya, unjuk rasa yang dilakukan pekerja menciptakan citra negatif terhadap daerah, sehingga penanam modal enggan berinvestasi dan wisman enggan berkunjung ke kota yang secara geografis berseberangan dengan Singapura dan Malaysia itu.

Dia mengaku memahami kondisi sulit yang dialami pekerja, sehingga melakukan unjuk rasa. Namun, sebaiknya masalah itu agar dicari solusi terbaiknya, dengan tetap mengutamakan keamanan dan kenyamanan di Batam.

"Mari kita semua kerja bersama-sama masyarakat. Kita jaga supaya ini kondusif. Supaya jumlah kunjungan wisman bisa bertambah," kata Rudi.

Kunjungan wisman, kata dia, memberikan nilai tambah bari perekonomian kota, karena mereka menghabiskan dananya untuk berbelanja di sana, mulai dari jasa transportasi, penginapan, kuliner, hingga belanja oleh-oleh. "Setiap wisman rata-rata menghabiskan Rp5 juta di Batam," paparnya.

Dia optimistis pariwisata di Batam dapat tumbuh dan berkembang, hingga menopang ekonomi kota yang sebelumnya didominasi dari sektor industri manufaktur dan galangan kapal itu.

"Dampai pertengahan tahun ini, jumlah kunjungan wisman sudah 1 juta orang. Kalau saja hingga akhir tahun nanti bisa mencapai angka yang sama, maka hingga akhir tahun 2 juta wisman datang ke Batam. Ini peningkatan besar dibandingkan dengan tahun lalu yang 1,5 juta wisman," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
batam, buruh

Sumber : Antara
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top