Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Oktober, Nilai Penjualan Ikan PPN Sungailiat Rp6,8 Miliar

Nilai penjualan ikan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sungailiat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sepanjang Oktober ini mencapai Rp6,8 miliar lebih.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 18 Oktober 2018  |  14:08 WIB
Oktober, Nilai Penjualan Ikan PPN Sungailiat Rp6,8 Miliar
Ilustrasi: Pekerja membersihkan dan memotong ikan tuna untuk diekspor. - Antara/Irwansyah Putra
Bagikan

Bisnis.com, SUNGAILIAT – Nilai penjualan ikan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sungailiat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sepanjang Oktober ini mencapai Rp6,8 miliar lebih.

Terhitung pada 1 hingga 16 Oktober 2018, nilai penjualan ikan hasil tangkapan nelayan di PPN Sungailiat mencapai Rp6,8 miliar lebih dengan volume produksi 301.731 kilogram.

"Nilai pendapatan sebesar itu didominasi oleh penjualan hasil tangkapan jenis cumi-cumi yang mencapai total Rp2,181 miliar atau rata-rata penjualan Rp61.308 per kilogram," kata Kasi Opersional PPN Sungailiat, Purwanti, di Sungailiat, Bangka Belitung, pada Kamis (18/10/2018).

Dia memastikan nilai penjualan ikan hasil tangkapan nelayan hingga akhir Oktober 2018 akan terus meningkat. "Target nilai penjualan ikan tidak dapat ditetapkan karena akan mengalami perubahan harga jual setiap saat."

Adapun, untuk produk hasil tangkapan ikan sampai akhir Oktober 2018 ditargetkan mencapai 467 ton atau mengalami peningkatan dari September 2018 sebanyak 440 ton.

Sasaran penjualan ikan hasil tangkapan nelayan tersebut, kata Purwanti, disesuaikan dengan spesifikasi masing-masing jenis ikan.

"Untuk ikan kualitas ekspor, biasanya dijual di salah satu perusahaan pengumpul untuk dijual ke luar negeri, sedangkan ikan kualitas lokal dijual di pasar kota setempat seperti pasar Sungailiat, Pangkalpinang, dan sejumlah pasar tradisional di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

babel nelayan

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top