Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

LPA Riau Dirikan Lembaga Pendidikan untuk Anak Jalanan

LPA Riau mendirikan Lembaga Pendidikan Luar Sekolah (LPLS) untuk anak-anak jalanan dan anak-anak kurang mampu yang berlokasi di Jalan Cendrawasih, Pekanbaru.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 04 Oktober 2018  |  14:06 WIB
LPA Riau Dirikan Lembaga Pendidikan untuk Anak Jalanan
Ilustrasi anak jalanan - Antara
Bagikan

Bisnis.com, PEKANBARU – Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Riau mendirikan Lembaga Pendidikan Luar Sekolah (LPLS) untuk anak-anak jalanan dan anak-anak kurang mampu yang berlokasi di Jalan Cendrawasih, Pekanbaru.

"Program ini merupakan peran LPA untuk menyentuh masalah kurangnya kesadaran orangtua tidak mampu terhadap pendidikan anak, sehingga hak anak terhadap pendidikan menjadi tidak terpenuhi," kata Ketua LPA Riau, Esther Yuliani, di Pekanbaru, pada Rabu (4/10/2018).

Menurut Esther, pendidikan merupakan salah satu dari 31 hak anak yang harus dipenuhi, apalagi pendidikan sangat penting dalam menentukan kualitas para penerus bangsa.

Lembaga pendidikan luar sekolah ini dibentuk, katanya, berawal dari temuan tim LPA saat turun kelapangan untuk mengamati permasalahan sosial kini dan ditemukan banyak anak jalanan dan anak kurang mampu yang tidak bersekolah.

"Dengan adanya LPLS ini mereka jadi terbantu untuk belajar, dan kami juga sangat senang karena antusias dari orangtua dan peserta didik cukup tinggi," kata Esther.

Esther menjelaskan LPLS yang mereka bangun itu sekarang memiliki 50 peserta didik yang dibagi menjadi dua kelas dan ditangani oleh 10 relawan aktif.

Meskipun sudah memiliki 10 relawan aktif, katanya, mereka masih kekurangan tenaga pengajar karena peserta didik yang terus bertambah, belum lagi menyesuaikan dengan para relawan yang juga memiliki kesibukan di luar mengajar di LPLS ini pada malam hari.

"Jam pembelajarannya mulai dari 18.00 hingga 21.00 WIB setiap Senin, Rabu, dan Jumat. Jam pembelajaran ini dipilih untuk membiasakan anak-anak agar tidak bermain gadget atau menonton televisi, dan bisa mengisi waktu dengan kegiatan yang positif seperti belajar," ucapnya.

Esther berharap LPLS yang mereka dirikan ini ke depannya bisa membantu lebih banyak anak-anak jalanan dan anak-anak kurang mampu di Pekanbaru dalam mendapatkan pendidikan yang layak seperti teman-teman seusia mereka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau anak jalanan

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top