Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mentawai Targetkan Pengembangan Bandara Rokot Tuntas 2021

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat menargetkan pengembangan Bandara Rokot di Tua Peijat Pulau Sipora tuntas pada 2021 mendatang, sehingga memudahkan akses wisatawan ke Mentawai.
Heri Faisal
Heri Faisal - Bisnis.com 27 Maret 2018  |  19:35 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, PADANG—Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat menargetkan pengembangan Bandara Rokot di Tua Peijat Pulau Sipora tuntas pada 2021 mendatang, sehingga memudahkan akses wisatawan ke Mentawai.

Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet menyebutkan pengembangan Bandara Rokot penting dilakukan untuk memudahkan akses masyarakat dan wisatawan menuju Mentawai.

“Targetnya tuntas 2021. Dengan selesainya pengembangan bandara ini akan memudahkan akses ke Mentawai,” katanya, Selasa (27/3/2018).

Dia mengatakan pengembangan Bandara Rokot akan membuat kapasitas bandara mampu menampung pesawat berbadan besar, sehingga jarak tempuh antara Padang – Mentawai menjadi lebih singkat.

Bahkan, imbuhnya, dengan ketersediaan infrastruktur bandara yang memadai bisa dibuka penerbangan langsung dari Mentawai ke Jakarta atau ke mancanegara.

Adapun, pengembangan Bandara Rokot menelan anggaran hingga Rp300 miliar yang dialokasikan untuk memperlebar dan memperpanjang landasan pacu, serta pembangunan fasilitas pendukung lainnya.

Bandara Rokot dibangun pada 1980 dengan hanya memiliki panjang 900 meter dan lebar 23 meter, sehingga tidak mampu menampung pesawat berbadan besar.

Setelah pengembangan, bandara tersebut akan memiliki landasan pacu sepanjang 1.600 meter dan lebar 30 meter.

Selain itu, juga dilengkapi fasilitas ruang tunggu yang memadai, dan berbagai fasilitas lainnya untuk mendukung operasional bandara.

Dengan maksimalnya operasional bandara kelak, maka jarak ke Mentawai yang kini harus memakan waktu 12 jam dengan menggunakan kapal reguler, serta 3,5 jam dengan kapal cepat, akan terpangkas menjadi setengah jam saja lewat angkutan udara.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sky House BSD
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top