Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Penyaluran Vaksin PMK di Sumsel Telan Anggaran Rp8 Miliar

Untuk daerah paling banyak menerima vaksin PMK meliputi Kabupaten Ogan Komering Ilir, Musi Rawas, Banyuasin dan Ogan Komering Ulu Timur.
Petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung memasangkan eartag atau tanda pengenal pada telinga hewan ternak sapi yang telah disuntik vaksin untuk pencegahan penyakit mulut dan kuku (PMK) di kandang peternakan sapi di kawasan Babakan Ciparay, Bandung, Jawa Barat, Senin (27/6/2022). Bisnis/Rachman
Petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung memasangkan eartag atau tanda pengenal pada telinga hewan ternak sapi yang telah disuntik vaksin untuk pencegahan penyakit mulut dan kuku (PMK) di kandang peternakan sapi di kawasan Babakan Ciparay, Bandung, Jawa Barat, Senin (27/6/2022). Bisnis/Rachman

Bisnis.com, PALEMBANG – Sebanyak 403.581 dosis vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) telah disuntikkan pada hewan ternak di Provinsi Sumatra Selatan sepanjang tahun 2023. 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumatra Selatan (Sumsel) Ruzuan Effendi mengungkapkan pelaksanaan vaksin PMK telah dilakukan di 17 kabupaten kota di Sumsel. 

Namun, untuk daerah paling banyak menerima vaksin PMK meliputi Kabupaten Ogan Komering Ilir, Musi Rawas, Banyuasin dan Ogan Komering Ulu Timur. 

“Vaksin ini tidak hanya dilakukan pada sapi tetapi juga hewan ternak seperti kerbau, babi, kambing, dan semua yang berpotensi terjangkit virus penyebab PMK," ungkapnya, Rabu (23/1/2024). 

Adapun total anggaran yang digunakan dari keseluruhan dosis vaksin PMK yang telah disalurkan yakni senilai Rp8 miliar. 

“Jadi vaksin [PMK] ini merupakan upaya pemerintah dalam memutus rantai penyakit PMK. Karena kita tahu di 2021 lalu Indonesia sempat mewabah virus PMK,” jelas dia. 

Namun demikian, kata dia, sejak bulan Agustus 2023 hingga saat ini, Provinsi Sumsel dinyatakan nihil untuk temuan kasus penyakit PMK. 

Pihaknya juga akan terus melakukan edukasi pada para peternak sehingga mereka mematuhi aturan lalu lintas hewan, pemeliharaan, serta pentingnya vaksinasi itu sendiri. 

“Dengan edukasi ini kesadaran para peternak mulai terbangun dan mereka saat ini sudah sangat antusias dalam melakukan vaksin PMK,” pungkasnya. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper