Tawarkan Investasi Aman, Bank Sumsel Babel Luncurkan Produk SBN Ritel

Direktur Utama Bank Sumsel Babel Achmad Syamsuddin mengatakan saat ini Bank Sumsel Babel membuka peluang investasi melalui jual beli SBN.
Bank Sumsel Babel memperkenalkan produk layanan investasi terbaru berupa Surat Berharga Negara (SBN) Ritel yang bisa didaftarkan dan dipesan oleh para nasabah./Istimewa
Bank Sumsel Babel memperkenalkan produk layanan investasi terbaru berupa Surat Berharga Negara (SBN) Ritel yang bisa didaftarkan dan dipesan oleh para nasabah./Istimewa

Bisnis.com, PALEMBANG – Bank Pembangunan Daerah Sumatra Selatan dan Bangka Belitung (Bank Sumsel Babel) memperkenalkan produk layanan investasi terbaru berupa Surat Berharga Negara (SBN) Ritel yang bisa didaftarkan dan dipesan oleh para nasabah. 

Direktur Utama Bank Sumsel Babel Achmad Syamsuddin mengatakan saat ini Bank Sumsel Babel membuka peluang investasi melalui jual beli SBN. 

“Ada potensi sekitar Rp300 miliar dan BSB lakukan penjualan Jadi sekarang sudah resmi, kalau mau beli SBN bisa melalui BSB," katanya, Senin (4/12/2023). 

Syamsuddin menilai SBN Ritel bisa menjadi alternatif para nasabah untuk berinvestasi dengan aman, minim resiko, mudah, terjangkau dan menguntungkan. 

“Melalui produk ini masyarakat juga bisa berpartisipasi dalam pembiayaan dan pembangunan negara,” imbuhnya. 

Lebih jauh, pihaknya menjelaskan, SBN Ritel memiliki beberapa jenis. Pertama yakni Obligasi Ritel Indonesia (ORI) yang merupakan obligasi negara yang dapat diperdagangkan oleh investor ritel. 

 "Negara menerbitkan ORI dengan tujuan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk secara langsung memiliki serta memperdagangkan secara aktif dalam perdagangan obligasi negara," jelas dia. 

Kupon ORI bersifat tetap dan juga dibayar tiap bulan. ORI bisa diperjualbelikan di pasar sekunder sehingga masyarakat atau investor yang membelinya tidak harus memegang ORI hingga jatuh tempo, tetapi bisa menjualnya di pasar.

Kedua, SBN Ritel Savings Bond Ritel (SBR) yang bisa dibeli selama penawaran dan dapat disimpan hingga waktu jatuh tempo, kecuali jika investor memilih untuk menggunakan fasilitas early redemption atau pencairan lebih awal. 

Masa pencairan awal ini setelah satu tahun berinvestasi. Imbalan atas kepemilikan SBR ditetapkan secara mengambang dengan batas minimal atau floating with floor.

Sementara, Sukuk Ritel (SR) ini mirip dengan ORI, akan tetapi Sukuk Ritel berbasis syariah dan kupon SR ini bersifat tetap, serta dibayar tiap bulan. 

Terakhir, imbuhnya, ada Sukuk Tabungan (ST) yang mirip dengan SBR tetapi berbasis syariah. Sukuk Tabungan ini dijual kepada investor melalui agen penjualan dengan minimal pembelian sebesar Rp1 juta.

“Kupon Sukuk Tabungan biasanya floating with floor dan juga dibayarkan setiap bulan. Sukuk Tabungan tidak bisa diperdagangkan, akan tetapi mempunyai fasilitas early redemption,” pungkasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper