Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Tekan Kenaikan Harga Beras, Pemprov Sumsel Masifkan Operasi Pasar

Pemprov Sumsel memasifkan kegiatan operasi pasar murah di sejumlah titik di daerah tersebut sebagai upaya menekan harga beras yang masih mengalami kenaikan.
Ilustrasi/Bisnis
Ilustrasi/Bisnis

Bisnis.com, PALEMBANG -- Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) semakin memasifkan kegiatan operasi pasar murah di sejumlah titik di daerah tersebut sebagai upaya menekan harga beras yang masih mengalami kenaikan. 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatra Selatan Ruzuan Effendi mengatakan pihaknya terus melakukan operasi pasar murah melalui GPM (gerakan pangan murah) di berbagai kecamatan yang ada di beberapa kabupaten dan kota di Sumsel.

"Kita sudah melakukan operasi pasar murah di banyak titik, tidak hanya di Palembang tapi juga di OKI, Prabumulih, OKU Timur dan sebagainya. Dalam menyediakan beras murah, kami menggandeng Bulog dan distributor di Sumsel," ungkapnya, Senin (18/9/2023). 

Ruzuan menyebutkan, beras yang ditawarkan dalam kegiatan tersebut merupakan beras SPHP dengan harga jual Rp10.900 per kilogram. Selain itu, pihaknya juga menyediakan beberapa bahan pokok lain seperti cabai, bawang, dan telur ayam yang dibanderol dengan harga grosir dari peternak dan petani. 

Di lain sisi, Kepala Perum Bulog Kantor Wilayah Sumsel Babel Mohammad Alexander mengatakan pihaknya sangat terbuka bila terdapat permintaan dari pemerintah daerah yang ingin menggelar operasi pasar murah. 

Pasalnya, kata Alex, stok beras yang ada di wilayah Sumsel dan Babel dalam kondisi cukup dan tersedia hingga awal tahun 2024 nanti.

“Kurang lebih 24 ribu ton. Jadi stok kita aman, sehingga masyarakat tak perlu belanja berlebihan atau panic buying karena stok kita semua aman,” ujarnya. 

Sementara itu, terkait dengan beras SPHP, Alex mengakui pihaknya telah mengelontorkan kurang lebih 28.600 ton untuk masyarakat Sumsel dan Babel. Dan untuk saat ini, penyaluran beras SPHP akan difokuskan di pasar-pasar serta berbagai kegiatan yang menyentuh masyarakat secara langsung. 

"Karena memang beras ini (SPHP) kan bertujuan untuk menstabilkan harga beras di pasar. Dan bagaimana agar masyarakat bisa menikmati beras yang murah dengan kualitas yang baik," pungkasnya. (K64)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper