Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Murni Sadar (MTMH) Bukukan Pendapatan Rp822,29 Miliar

Emiten MTMH capai pendapatan operasional yang relatif stabil di angka Rp822,29 miliar pada tahun 2022.
Presiden Direktur Rumah Sakit (RS) Murni Teguh dr. Mutiara, Presiden Komisaris Tjin Ten Chun, Direktur Operasional Jong Khai, dan Direktur Keuangan Clement Zichri Ang./Ist
Presiden Direktur Rumah Sakit (RS) Murni Teguh dr. Mutiara, Presiden Komisaris Tjin Ten Chun, Direktur Operasional Jong Khai, dan Direktur Keuangan Clement Zichri Ang./Ist

Bisnis.com, MEDAN - Presiden Direktur Rumah Sakit (RS) Murni Teguh dr. Mutiara mengatakan emiten PT Murni Sadar Tbk. (MTMH) mendapatkan pendapatan operasional yang relatif stabil di angka Rp822,29 miliar pada tahun 2022.

Di sisi lain, tingkat pendapatan sebelum bunga, pajak, penyusutan dan amortisasi (EBITDA) yang diperoleh perseroan mencapai Rp227 miliar dengan neto sebesar Rp65,42 miliar. Beban operasional yang berhasil dikontrol pada angka 73,5 persen dari pendapatan operasional juga mencerminkan strategis efisien perusahaan.

"Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah aset perusahaan meningkat hingga mencapai Rp1,65 triliun, seiring dengan bertambahnya rumah sakit yang dikelola," kata Mutiara Hal itu disampaikannya pada saat public expose di Medan, Jumat (16/6/2023).

Tingkat liabilitas perusahaan pun juga tercatat mengalami penurunan ke angka Rp502,26 miliar, sejalan dengan turunnya total pinjaman perusahaan di angka Rp329,31 miliar.

Di tahun 2023, sejumlah rencana pengembangan bisnis pun telah tersusun rapi dan siap untuk dieksekusi. Salah satunya adalah pembangunan sebuah rumah sakit tahap 1 di Kota Medan, tepatnya di Gama City, Rumah Sakit Murni Teguh Bandung dan Rumah Sakit Murni Teguh Pejaten, Jakarta Selatan, yang merupakan hasil akuisisi dan konversi dari apartemen menjadi rumah sakit.

Di samping itu, MTMH juga menargetkan peningkatan pendapatan dan EBITDA ke angka sekitar 30% dan juga berencana mengembangkan berbagai bentuk kerja sama untuk pengembangan alat-alat rumah sakit, serta pengembangan layanan PET scan dan kedokteran nuklir.

MTMH juga akan menjalin kerja sama dengan beberapa rumah sakit luar negeri yang tujuannya adalah untuk saling mengadopsi sistem yang bisa diterapkan di masing-masing rumah sakit. Hal ini terkait masih tingginya orang yang memilih untuk berobat ke rumah sakit luar negeri, dan menyebabkan kebocoran devisa. RS Murni Teguh hingga saat ini diketahui telah menjalin kerja sama dengan rumah sakit di negara India, Korea dan Singapura. 

"Secara sistem kerja, kita bisa saling share, mana yang memikiki keunggulannya, bisa kita mengadopsi, atau keunggulan kita juga mereka bisa adopsi," lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama, Mutiara juga mengatakan bahwa meski RS Murni Teguh pada dasarnya adalah rumah sakit umum, namun secara spesifik, RS Murni Teguh mengunggulkan onkologi dan kardiovaskular. Bahkan, MTMH juga merupakan salah satu rumah sakit yang menyediakan layanan tes genomik di Sumatera Utara.

Public expose ini turut dihadiri oleh Presiden Komisaris Tjin Ten Chun, Direktur Operasional Jong Khai, dan Direktur Keuangan Clement Zichri Ang.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Ade Nurhaliza
Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper