Penyandang Disabilitas di Pessel Terima Bantuan 17 Unit Mesin Jahit dari PLN UID Sumbar

Dengan penambahan mesin jahit dari PLN, diproyeksikan omzet akan meningkat hingga 200 persen, karena pasar produksi mereka sudah berskala nasional.
Manager Komunikasi dan Manajemen TJSL PLN UID Sumbar Yenti Elfina melihat produksi pakaian muslim oleh KUBE SKD Syari di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, Senin (22/5/2023). /dok PLN Sumbar
Manager Komunikasi dan Manajemen TJSL PLN UID Sumbar Yenti Elfina melihat produksi pakaian muslim oleh KUBE SKD Syari di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, Senin (22/5/2023). /dok PLN Sumbar

Bisnis.com, PAINAN - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Provinsi Sumatra Barat menyalurkan bantuan 17 unit mesin jahit kepada Kelompok Usaha Bersama (KUBE) SKD Syari' yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan, yang bergerak di bidang produksi pakaian muslim.

Manager Komunikasi dan Manajemen TJSL PLN UID Sumbar Yenti Elfina mengatakan KUBE SKD Syari' merupakan kelompok usaha yang dijalani oleh para penyandang disabilitas. Artinya keberadaan KUBE itu telah memberikan tempat kerja kepada para penyandang disabilitas.

"Sebenarnya bantuan mesin jahit ini merupakan bantuan dari PLN yang kedua kalinya di Pesisir Selatan. Tahun lalu PLN juga telah menyalurkan bantuan yang sama yakni di SMAN Airpura," kata Yenti kepada Bisnis di Padang, Senin (22/5/2023).

Dia menyebutkan bantuan tersebut dapat meningkatkan produktivitas kelompok dan menambah jumlah tenaga kerja yang dapat diberdayakan. Karena dengan penambahan mesin jahit dari PLN, diproyeksikan omzet akan meningkat hingga 200 persen, karena pasar produksi mereka sudah berskala nasional.

"Jadi selain dari bantuan mesin jahit, PLN juga menyiapkan program pelatihan untuk anggota kelompok eksisting dan calon pekerja yang siap direkrut," jelasnya.

Menurutnya lebih menarik lagi PLN menyarankan agar KUBE ini dapat menggandeng UMKM lain di Pesisir Selatan yang bergerak dibidang produksi bahan pakaian, seperti Sulam Bayang dan Batik Jembatan Aka.

Yenti menyatakan ada dua SDGs (Sustainable Development Goals) yang dicapai dalam program ini, peningkatan produktivitas UMKM dan pemberdayaan kelompok penyandang disabilitas.

"Semoga apa yang kita harapkan bisa berjalan dengan baik," ujar dia.

Dikesempatan penyerahan bantuan alat mesin jahit itu, Bupati Pesisir Selatan Rusma Yul Anwar berharap bantuan ini dapat menambah semangat anggota kelompok untuk meningkatkan produktivitasnya.

Bupati juga mengapresiasi atas kepedulian PLN dalam mengembangkan UMKM yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan, karena telah dapat memperluas lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi warga penyandang disabilitas.

"Bantuan dari PLN ini menunjukkan bahwa betapa pemerintah sangat perhatian kepada para penyandang disabilitas, karena mereka memiliki kelebihan yang mungkin tidak dimiliki oleh orang lain, apa yang telah dilakukan oleh PLN sudah tepat," katanya.

Untuk itu Rusma Yul Anwar berharap PLN untuk terus membina dan juga bermohon agar bantuan serupa untuk kelompok-kelompok masyarakat lainnya di Kabupaten Pesisir Selatan dapat disalurkan pula.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper