Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Naik 5,45 Persen, Pekanbaru Sahkan APBD 2023 Senilai Rp2,69 Triliun

DPRD dan Pemkot Pekanbaru telah mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni 2023, dengan nilai Rp2,69 triliun. 
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 29 November 2022  |  19:57 WIB
Naik 5,45 Persen, Pekanbaru Sahkan APBD 2023 Senilai Rp2,69 Triliun
Ilustrasi - Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, PEKANBARU -- DPRD dan Pemkot Pekanbaru telah mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni 2023, dengan nilai Rp2,69 triliun. 

Penjabat Wali Kota Pekanbaru Muflihun hadir langsung pada agenda pengesahan ini, yang dilakukan melalui rapat paripurna ke-15 masa persidangan I DPRD Kota Pekanbaru tahun sidang 2022/2023.

"APBD Kota Pekanbaru 2023 ini mengalami kenaikan 5,45 persen jika dibandingkan dengan APBD tahun 2022 yang senilai Rp2,56 triliun. Jika dibandingkan dengan APBD 2023 ini ada kenaikan Rp139,43 Miliar," ujarnya, Selasa (29/11/2022).

Dia menerangkan aspek kebijakan anggaran tahun depan tetap mengacu pada nota kesepakatan tentang kebijakan umum anggaran tahun anggaran 2023 dan nota kesepakatan prioritas plafon anggaran sementara tahun anggaran 2023.

Sejumlah fokus program yang dijalankan pemkot pada tahun depan diantaranya pembangunan infrastruktur secara masif, perbaikan kualitas sumber daya manusia, serta penyederhanaan aturan berusaha dan berinvestasi.

Dia mengakui pemkot mendukung upaya hilirisasi industri untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi. Kemudian kebijakan ekonomi hijau terus didorong, serta penggunaan produk dalam negeri juga diprioritaskan, guna mengurangi ketergantungan produk impor. Selain itu ekonomi digital juga difasilitasi agar UMKM naik kelas dan dapat bersaing di masa depan.

"Dengan semakin kuatnya sektor swasta sebagai motor pertumbuhan, maka manajemen kebijakan fiskal dapat lebih diarahkan untuk menciptakan keseimbangan antara perbaikan produktivitas dan daya saing. Dengan menjaga kesehatan dan keberlanjutan fiskal untuk menghadapi risiko dan gejolak di masa depan sehingga APBD diharapkan dapat memberikan peran sebagai stimulan dalam mengendalikan laju inflasi," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apbd
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top