Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Vaksinasi Sapi Perah di Sumbar Terlaksana 100 Persen, Sapi Potong Jauh dari Target

Untuk vaksinasi ternak itu pemerintah daerah telah mendapat bantuan operasional untuk vaksinasi dan penandaan ternak.
Muhammad Noli Hendra
Muhammad Noli Hendra - Bisnis.com 02 November 2022  |  17:51 WIB
Vaksinasi Sapi Perah di Sumbar Terlaksana 100 Persen, Sapi Potong Jauh dari Target
Sapi milik yang dipelihara di kawasan perkebunan kelapa sawit di Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat - Bisnis/Muhammad Noli Hendra
Bagikan

Bisnis.com, PADANG - Pemerintah Provinsi Sumatra Barat masih terus menjangkau vaksinasi ternak di seluruh kabupaten dan kota untuk mengantisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).

Hingga saat ini Pemprov Sumbar mengklaim sapi perah telah mendapat vaksinasi 100 persen. Sementara sapi potong masih jauh dari target.

Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy mengatakan untuk vaksinasi ternak itu, pemerintah daerah telah mendapat bantuan operasional untuk vaksinasi dan penandaan ternak.

Untuk itu, dia meminta gerakan vaksinasi PMK tersebut harus disegerakan. Khususnya di kabupaten dan kota yang menjadi kantong-kantong ruminansia di Sumbar.

"Ini harus dipercepat. Kita minta tolong juga teman-teman dari TNI-Polri, dari Unand, Politani, dan SMK Peternakan untuk terlibat membantu menggerakan vaksinasi di seluruh Sumbar," katanya, Rabu (2/11/2022).

Audy menyebutkan bagi ternak yang sudah divaksin akan mendapat penanda berupa ear tag yang dilengkapi dengan QR Code.

Penanda kemudian dapat di-scan melalui aplikasi identik PKH dari Kementerian Pertanian untuk mengetahui riwayat vaksin dan identitas pemilik atau peternak.

"Ke depan hanya ternak yang sudah memiliki ear tag ini yang boleh diperjual-belikan di pasar ternak," ujarnya.

"Kalau belum ditandai ear tag, sapi nya belum bisa diperjual-belikan. Jadi ini harus diberikan pengertian pada peternak," lanjutnya.

Untuk Provinsi Sumatera Barat, pemerintah telah mengalokasikan satu juta dosis vaksin dan lima ratus ribu ear tag.

Ditargetkan hingga 15 Desember nanti seluruh ternak di Sumatera Barat sudah mendapat vaksin PMK.

Sementara itu, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin mengatakan pihaknya sudah menyiapkan 275 personil yang terdiri dari dokter hewan, PNS bidang peternakan, TNI-Polri, akademisi dan mahasiswa untuk melakukan percepatan vaksinasi tersebut.

"Jadi nantinya Tim Vaksinasi ini akan bekerja untuk melakukan vaksinasi pada 57 ribu ternak ruminansia di Limapuluh Kota," sebutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sumbar
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top