Tekan Risiko Kredit, Bank Sumut Gandeng Kejari Jakarta Selatan

Kerja sama dilakukan demi mempercepat penanganan pembiayaan kredit bermasalah di Unit Kantor Bank Sumut Cabang Melawai.
Penandatanganan kerja sama antara Bank Sumut dan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan di Ballroom Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Jl Tanjung 1, Jagakarsa, DKI Jakarta pada Selasa (13/9/2022). / Istimewa
Penandatanganan kerja sama antara Bank Sumut dan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan di Ballroom Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Jl Tanjung 1, Jagakarsa, DKI Jakarta pada Selasa (13/9/2022). / Istimewa

Bisnis.com, MEDAN — PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara (Bank Sumut) menandatangani kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan menyangkut penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara.

Direktur Utama Bank Sumut Rahmat Fadillah Pohan menjelaskan, penandatanganan kerja sama dilakukan demi mempercepat penanganan pembiayaan kredit bermasalah di Unit Kantor Bank Sumut Cabang Melawai.

"Melalui kerja sama ini, Bank Sumut berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas kredit dalam rangka penyelamatan aset negara dan penyelesaian pembiayaan bermasalah," ujar Rahmat melalui keterangan tertulis dikutip, Rabu (14/9/2022).

Dokumen kerja sama antara Bank Sumut dan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan diteken oleh Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Syarief Sulaiman Nahdi dan Pemimpin Cabang Melawai Bank Sumut Agus Condro Wibowo.

Acara berlangsung di Ballroom Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Jl Tanjung 1, Jagakarsa, DKI Jakarta, Selasa (13/9/2022).

Pada kesempatan ini, Bank Sumut menyerahkan Surat Kuasa Khusus (SKK) kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Yakni berupa portofolio senilai Rp13,8 miliar untuk tahap awal dan senilai Rp12 miliar untuk tahap berikutnya.

Rahmat berharap kerja sama ini ampuh untuk mempercepat penanganan kredit bermasalah di unit Kantor Cabang Melawai. "Bank Sumut berharap kerja sama ini menuai progres positif dan permasalahan pembiayaan tersebut dapat diselesaikan pada tahun ini," pungkas Rahmat.

Selain disaksikan langsung oleh Rahmat, penandatanganan kerja sama antara Bank Sumut dan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan juga turut dihadiri oleh Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Prinuka Arrom berserta para Jaksa Pengacara Negara.

Kemudian Penasehat Hukum PT Bank Sumut Isran Yogie Hasibuan, Pemimpin Bidang Divisi Penyelamatan Kredit Bank Sumut Baran Enda beserta para staf bidang hukum.

Pada kesempatan ini, Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Syarief Sulaiman Nahdi menyampaikan apresiasi atas kerja sama tersebut. Dia berharap jalinan ini terus ditingkatkan.

"Kami mendukung dan siap membantu Bank Sumut dalam penanganan pembiayaan bermasalah tersebut dan semoga kerjasama ini membawa kontribusi positif," ujar Syarief.

Usai menandatangani kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, rombongan Bank Sumut lanjut melakukan audiensi dengan Jamdatun Kejaksaan Agung RI Feri Wibisino.

"Harapan kami, dukungan Jamdatun Kejaksaan Agung RI tersebut dapat meningkatkan penyelesaian kredit bermasalah untuk perbaikan kinerja Bank Sumut," kata Rahmat.

Per Semester I/2022, rasio kredit bermasalah Bank Sumut tercatat di level 1,6 persen, membaik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada perkembangan lain, Rahmat membeberkan bahwa kerja sama yang telah dijalin dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak 2020 lalu juga telah berbuah positif bagi Bank Sumut. Begitu pula dengan kerja sama yang telah dijalin Bank Sumut dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper