Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Sawit Anjlok, NTP Riau Turun 11,43 Persen

Badan Pusat Statistik menyatakan NTP Provinsi Riau pada Juli 2022 sebesar 118,40 atau turun sebesar 11,43 persen dibanding NTP Juni 2022 sebesar 133,68 persen.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 01 Agustus 2022  |  16:15 WIB
Harga Sawit Anjlok, NTP Riau Turun 11,43 Persen
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, PEKANBARU -- Badan Pusat Statistik menyatakan nilai tukar petani (NTP) Provinsi Riau pada Juli 2022 sebesar 118,40 atau turun sebesar 11,43 persen dibanding NTP Juni 2022 sebesar 133,68 persen.

Salah satu penyebab utama turunnya indeks ini adalah turunnya harga jual sawit beberapa waktu terakhir, sehingga pendapatan petani sawit terus turun namun biaya operasional kebun masih tinggi.

Kepala BPS Riau Misfaruddin mengatakan penurunan NTP ini disebabkan oleh turunnya indeks harga yang diterima petani sebesar 10,70 persen sedangkan indeks harga yang dibayar petani mengalami kenaikan sebesar 0,83 persen.

"Pada Juli 2022, sembilan provinsi di Pulau Sumatera mengalami penurunan NTP. Riau tercatat sebagai provinsi dengan penurunan NTP tertinggi di pulau Sumatera yaitu turun sebesar 11,43 persen," ujarnya Senin (1/8/2022).

Sementara itu provinsi Kepulauan Riau tercatat sebagai satu-satunya provinsi yang mengalami kenaikan NTP di pulau Sumatera yaitu naik sebesar 1,70 persen.

Dia menjelaskan Nilai Tukar Petani (NTP) adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib).

NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi. Semakin tinggi NTP, secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan/daya beli petani.

Pada Juli 2022 lalu, terjadi kenaikan indeks harga konsumsi rumah tangga pertanian di Provinsi Riau sebesar 0,99 persen. Hal ini disebabkan karena adanya kenaikan hampir pada semua kelompok pengeluaran terutama pada kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau.

Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Provinsi Riau mengalami penurunan sebesar 11,09 persen, yaitu dari 130,45 pada Juni 2022 menjadi 115,99 pada Juli 2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau nilai tukar petani kelapa sawit
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top