Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kabupaten OKI Miliki Rumah Restorative Justice

Rumah restorative justice merupakan wadah penyelesaian perkara pidana ringan di luar pengadilan melalui musyawarah mufakat yang disepakati oleh korban dan pelaku. 
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 24 Juni 2022  |  16:32 WIB
Kabupaten OKI Miliki Rumah Restorative Justice
Kejaksaan Negeri Kabupaten Ogan Komering Ilir menghadirkan rumah restorative justice sebagai alternatif penyelesaian perkara di luar pengadilan - istimewa

Bisnis.com, PALEMBANG-  Kabupaten Ogan Komering Ilir atau OKI kini memiliki rumah restorative justice (RJ) di Desa Mulya Guna, Kecamatan Teluk Gelam, sebagai alternatif penyelesaian perkara di luar pengadilan.

Rumah restorative justice merupakan wadah penyelesaian perkara pidana ringan di luar pengadilan melalui musyawarah mufakat yang disepakati oleh korban dan pelaku.  

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten OKI, Abdi Reza Fachlevi Junus, mengatakan rumah tersebut juga jadi sarana masyarakat untuk mendapat pengetahuan dan pemahaman hukum.

“Keadilan restoratif adalah menyelesaian permasalahan di luar pengadilan dengan syarat-syarat tertentu dan mengutamakan musyawarah mufakat,” katanya, Jumat (24/6/2022).

Reza menjelaskan hanya pidana tertentu dan ada syarat mutlak yang harus dipenuhi. Dia memaparkan syarat tersebut, antara lain pelanggaran pidana dengan ancaman di bawah 5 tahun, kerugian tidak lebih dari Rp2,5 juta, belum pernah dihukum sebelumnya dari perkara lain dan mendapatkan maaf dari pihak pelapor dan mampu mengembalikan kerugian di alami korban.

 "Masyarakat di OKI jadi lebih harmonis dengan penyelesaian yang humanis,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Kabupaten OKI Iskandar mengapresiasi program kerja Kejari OKI yang memberikan peluang kepada masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan hukum secara damai, melalui dialog dan mediasi. 

"Kalau ada perkara yang sifatnya ringan dan dapat diselesaikan dengan kesepakatan bersama, bisa dilakukan mediasi dan datang langsung ke RRJ," katanya.

Bupati Iskandar berharap rumah restorative justice mampu menciptakan keharmonisan dan keadilan yang menyentuh masyarakat dengan mengedepankan musyawarah dan mufakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pidana kejaksaan Kejaksaan Agung ogan komering ilir restorative justice
Editor : Kahfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top