Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Viral Video Harimau Sumatera Hadang Eskavator di Perkebunan Sawit, BKSDA: Habitatnya Terganggu

Tayangan video yang memperlihatkan seekor harimau Sumatera menghadang eskavator yang hendak membuka lahan perkebunan sawit viral di media sosial.
Setyo Puji Santoso
Setyo Puji Santoso - Bisnis.com 19 Januari 2022  |  17:41 WIB
Viral Video Harimau Sumatera Hadang Eskavator di Perkebunan Sawit, BKSDA: Habitatnya Terganggu
Harimau Sumetera - Antara

Bisnis.com, SUMATERA - Rekaman video yang memperlihatkan seekor harimau Sumatera menghadang alat berat di area perkebunan sawit viral di media sosial.

Salah satu akun media sosial Twitter yang mengunggah video tersebut adalah @cobeh2021.

Dalam video itu, harimau tersebut terlihat mondar-mandir dan tiduran di dekat eskavator yang hendak membuka lahan baru untuk perkebunan sawit.

Dari keterangan yang dituliskan oleh akun itu, kejadian tersebut terjadi pada Senin (17/1/2022).

Adapun lokasinya berada di kawasan perkebunan sawit milik PT Sinar Halomon Sungai Aur, Pasaman, Sumatera Barat.

Sementara itu, Kepala BKSDA Sumatera Barat, Ardi Andono membenarkan kejadian tersebut.

Menurutnya, harimau itu keluar dari habitatnya karena merasa terganggu dengan kegiatan pembukaan lahan yang dilakukan dua buah eskavator tersebut.

"Saya berharap bahwa kegiatan tersebut untuk sementara waktu dihentikan sehingga aktivitas itu tidak mengganggu harimau dan saya juga berharap tim yang berada di lokasi melakukan penggiringan dengan bunyi-bunyian sehingga harimau kembali ke habitatnya," terangnya dikutip dari video Kompas TV.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

viral
Editor : Setyo Puji Santoso

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top