Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Smart City, 5 Daerah di Sumbar Jalin Kerja Sama dengan BNI

Direktur Layanan Jaringan BNI Ronny Venir menjelaskan konsep smart city semakin sering digunakan untuk mengembangkan wilayah perkotaan yang membutuhkan mobilitas dinamis dan serba cepat dalam mengakselerasi kinerja perekonomian daerah.
Noli Hendra
Noli Hendra - Bisnis.com 17 Januari 2022  |  16:22 WIB
Smart City, 5 Daerah di Sumbar Jalin Kerja Sama dengan BNI
Wakil Gubernur Sumatra Barat Audy Joinaldy (dua kiri) dalam kegiatan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) dan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara lima kota dan satu kabupaten bersama BNI di Auditorium Gubernuran, Padang, Senin (17/1/21). - Istimewa

Bisnis.com, PADANG - Sebanyak lima kabupaten dan kota di Sumatra Barat menjalin kerja sama dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau BNI untuk mendukung konsep inovatif yakni smart city (kota pintar).

Lima daerah itu yakni Kota Padang, Padang Panjang, Bukittinggi, Payakumbuh, Sawahlunto dan Kabupaten Agam.

Direktur Layanan Jaringan BNI Ronny Venir menjelaskan konsep smart city semakin sering digunakan untuk mengembangkan wilayah perkotaan yang membutuhkan mobilitas dinamis dan serba cepat dalam mengakselerasi kinerja perekonomian daerah.

"Jadi BNI pun berkomitmen untuk mendukung secara penuh kabupaten dan kota dalam setiap program-program smart city yang ditetapkan nantinya," kata Ronny di Padang, Senin (17/1/2022).

Dia berharap agar MoU tersebut tidak hanya sampai disini saja, tetapi menjadi langkah awal kerja nyata yang terus dikawal pelaksanaannya sampai pada lini yang paling bawah.

"Mudah-mudahan MoU dan PKS ini bisa terimplementasi dengan baik, betul-betul kita kawal eksekusi nya hingga lini terbawah," harapnya.

Menurut Ronny dengan adanya smart city tentunya pemerintahan akan berlangsung lebih transparan, efisien dan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di masa yang akan datang.

Di kesempatan itu, Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy mengatakan, dalam kerjasama yang bertajuk Sumbar Madani to Digital BNI Smart City tersebut, menghadirkan enam konsep utama Smart City di Sumbar.

Mulai dari smart people, smart government, smart infrastructure, smart environment, smart economy, dan smart society.

"Jadi BNI nantinya akan membantu dalam penyediaan QR code untuk pembayaran non tunai di berbagai merchant, mulai dari pedagang pasar hingga transportasi bendi," sebutnya.

Untuk itu kerja sama tersebut dinilai penting oleh Audy, karena sejalan dengan arahan Presiden RI Joko Widodo untuk melakukan percepatan dan perluasan digital di daerah, yang tertuang dalam Kepres No.3 Tahun 2021 Tentang Satuan Tugas PDD.

Selain itu, Hal ini juga merupakan implementasi dari program unggulan Sumbar Madani mengenai percepatan transformasi digital.

"Perkembangan teknologi jauh lebih cepat dari perkembangan apapun di dunia, kalau kita tidak catch up melakukan transformasi digital, kita pasti tertinggal," ungkap Wagub.

Menurut Audy, Pemprov maupun kabupaten kota di Sumbar saat ini telah mengambil langkah percepatan transformasi digital.

Untuk itu, dia sangat mengapresiasi diselenggarakannya kerja sama antara BNI dengan kabupaten dan kota tersebut.

Audy juga berharap nantinya melalui kerja sama itu mampu mengcover digitalisasi di 13 kabupaten dan kota lainnya.

"Saya sangat mengapresiasi MOU dan PKS antara BNI dan Kabupaten Kota di Sumbar, harapan saya kerja sama ini akan berlanjut di seluruh kabupaten dan kota, tidak hanya untuk 5 daerah itu saja," ujarnya. (k56).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bni sumbar smart city
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top