Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Oknum Anggota Ormas Kembali Berulah, Teror Warga yang Tak Mau Bayar Pungli

Tayangan video yang memperlihatkan oknum anggota ormas melakukan teror kepada warga di Medan viral di media sosial.
Setyo Puji Santoso
Setyo Puji Santoso - Bisnis.com 31 Desember 2021  |  14:27 WIB
Tangkapan layar video saat terduga pelaku meneror warga - Instagram
Tangkapan layar video saat terduga pelaku meneror warga - Instagram

Bisnis.com, MEDAN - Rekaman video yang memperlihatkan tempat usaha warga diteror oleh oknum anggota organisasi masyarakat (Ormas) viral di media sosial.

Kejadian tersebut terjadi di Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara.

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @majeliskopi08 itu, korbannya yang diketahui bernama Natali Christi Tarigan sempat merekam pelaku yang melakukan teror tersebut.

Terduga pelaku yang berjumlah dua orang itu terlihat pergi menggunakan sepeda motor usai melempari tempat usahanya dengan telur dan oli. Alasan pelaku melakukan tindakan itu diduga emosi karena tak diberi uang oleh korban.

"Sangat meresahkan sekali terus diganggu sama orang-orang ini.Tiap hari datang minta uang dengan modus pembinaan suatu organisasi jadi karena kami tidak mau membayar beberapa hari ini mereka terus meneror dan menakuti semua pekerja dan menganggu kenyamanan pelanggan saya," terang Natali seperti dikutip dari akun tersebut.

"Hari pertama mereka melempari dengan telur dan hari kedua mereka menyiram laundry saya dengan oli jadi buat teman-teman semua sekitaran jalan Amal Kec. Medan Sunggal kenali wajah mereka ya," lanjutnya.

Unggahan video itu membuat warganet geram. Tak sedikit yang mengutuk tindakan pelaku.

"Ormas lagi..ormas lagi....tar berita,oknum..oknum....banyakan oknumnya," tulis @aone_hermaone.

"Bayar buat keamanan, keamanan dari apa ? Keamanan dari tindakan vandalisme oknum koordinator keamanan sendiri. jadi klo ga ada koordinatornya aslinya malah aman. Ato premanya berkedok koordinator keamanan. Polisi bagian nangani klo pas udah viral dan ada korban," tulis @arifiskan1106.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

viral
Editor : Setyo Puji Santoso

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top