Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Buntut Ulahnya Jewer Kuping Pelatih Biliar Sumut, Edy Rahmayadi Resmi Disomasi

Khairuddin atau Coki merupakan pelatih biliar yang sebelumnya dijewer dan dipermalukan di depan umum oleh Edy cuma karena tidak ikut memberi tepuk tangan.
Nanda Fahriza Batubara
Nanda Fahriza Batubara - Bisnis.com 30 Desember 2021  |  22:42 WIB
Pelatih biliar Sumatra Utara Khairuddin Aritonang alias Coki (tengah) didampingi tim kuasa hukumnya saat memberi keterangan pers, Medan, Kamis (30/12/2021).  - Bisnis/Nanda Fahriza Batubara
Pelatih biliar Sumatra Utara Khairuddin Aritonang alias Coki (tengah) didampingi tim kuasa hukumnya saat memberi keterangan pers, Medan, Kamis (30/12/2021). - Bisnis/Nanda Fahriza Batubara

Bisnis.com, MEDAN - Tim kuasa hukum Khairuddin Aritonang melayangkan somasi atau surat peringatan hukum terhadap Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi, Kamis (30/12/2021).

Khairuddin atau Coki merupakan pelatih biliar yang sebelumnya dijewer dan dipermalukan di depan umum oleh Edy cuma karena tidak ikut memberi tepuk tangan.

"Hari ini kami telah memberi teguran hukum atau somasi. Secara administrasi, somasi tertulis sudah kami kirim ke Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi," ujar kuasa hukum Coki, Teguh Syuhada Lubis.

Tim kuasa hukum Coki mendesak Edy meminta maaf secara terbuka atas ulahnya. Jika kurun 1x24 jam Edy tak menyampaikan permintaan maafnya, maka tim kuasa hukum Coki akan membawa perkara ini ke ranah hukum.

"Secara formal akan kami sampaikan laporan ke Kepolisian. Kami harap pihak Kepolisian akan menegakkan hukum, karena kami percaya keadilan masih ada di negeri ini," kata Teguh.

Anggota tim kuasa hukum Coki lainnya, Gumilar Aditya Nugroho, menganggap perbuatan Edy sudah memenuhi unsur pidana. Menurutnya, ulah tersebut tidak hanya merugikan Coki secara pribadi. Namun juga menyakiti hati pihak keluarganya.

"Kami pikir ada unsur-unsur yang melanggar hukum dilakukan oleh Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi. Sehingga memenuhi syarat untuk membuat laporan," ujar Gumilar.

Sekali lagi, Gumilar mengingatkan Edy agar meminta maaf secara terbuka di depan publik. Sebab, Edy juga dianggap mempermalukan dan melukai hati Coki di muka umum.

"Bijaknya adalah Edy mengakui perbuatannya dan lalu minta maaf di depan publik, sebagaimana perbuatan itu juga dilakukan di depan orang banyak," kata Gumilar.

Sementara itu, Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi tampak bergeming meski ulahnya hendak dilaporkan ke penegak hukum.

"Apanya yang mau dilapori? Ya enggak lah, laporan itu kan ada syaratnya. Kalian lah yang bela saya," ujar Edy di rumah dinasnya, Kamis (30/12/2021).

Sebelumnya, Edy membuat heboh lantaran menjewer kuping pelatih biliar Sumatra Utara, Khairuddin Aritonang alias Coki, saat menyerahkan bonus bagi para pelatih dan atlet peraih medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua.

Saat menyampaikan pidato di rumah dinasnya, Senin (27/12/2021) lalu, Edy tiba-tiba memanggil Coki yang sedang duduk.

Setelah Coki naik ke atas panggung, Edy menanyakan alasannya tidak ikut bertepuk tangan.

"Kenapa enggak tepuk tangan?," tanya Edy.

Edy terus mencecar Coki yang hanya berdiri seolah bingung dengan sikap mantan Ketua Umum PSSI itu.

"Atlet apa kau?" tanya Edy.

"Pelatih biliar," jawab Coki.

"Pelatih? Pelatih saja tidak mau tepuk tangan. Pelatih tak tepuk tangan, tak cocok jadi pelatih ini. Berdiri yang benar kau, sontoloyo kau," sambung Edy.

Setelah itu, Edy tiba-tiba menjewer telinga Coki. Coki pun awalnya tampak bingung sekaligus tak percaya dengan perlakuan yang dialaminya. Tak menunggu lama, Coki langsung meninggalkan lokasi sembari memegangi kuping.

Saat Coki beranjak pergi, Edy terlihat masih tetap berkata-kata.

"Sudah, pulang sana. Tidak usah dipakai-pakai lagi," ujar Edy.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumut
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top