Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sumbar-Bengkulu Jalin Kerja Sama Terkait Embarkasi dan Debarkasi Haji

Pemerintah Provinsi Sumatra Barat dan Bengkulu sepakat menjalin kerja sama tentang pelayanan jemaah haji melalui embarkasi dan debarkasi di Padang.
Noli Hendra
Noli Hendra - Bisnis.com 23 Desember 2021  |  12:28 WIB
Gubernur Sumbar Mahyeldi (kiri) dan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah (kanan) saat menandatangani kerja sama antar kedua daerah di Rumah Dinas Gubernur Bengkulu, Rabu (22/12/2021).  - Istimewa
Gubernur Sumbar Mahyeldi (kiri) dan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah (kanan) saat menandatangani kerja sama antar kedua daerah di Rumah Dinas Gubernur Bengkulu, Rabu (22/12/2021). - Istimewa

Bisnis.com, BENGKULU - Pemerintah Provinsi Sumatra Barat dan Bengkulu sepakat menjalin kerja sama tentang pelayanan jemaah haji melalui embarkasi dan debarkasi di Padang.

Kesepakatan itu disetujui usai penandatanganan MoU kerja sama antara Pemprov Sumbar dan Pemprov Bengkulu serta perjanjian kerja sama pelayanan jemaah haji Provinsi Bengkulu melalui embarkasi dan debarkasi haji Padang - Sumbar di Bengkulu, Rabu (22/12) malam.

Dengan perjanjian tersebut maka jemaah haji asal Bengkulu akan diberangkatkan dan dipulangkan melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

"Pemprov Sumbar berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan terbaik terhadap jemaah haji Bengkulu yang berangkat dan kembali melalui embarkasi Padang," kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi, Kamis (23/12/2021)

Dia menjelaskan dari jemaah haji Bengkulu itu, sebagian adalah keturunan perantau Minang yang secara historis memiliki hubungan kekerabatan yang sangat dekat dengan Sumbar.

Untuk itu, melayani jamaah Bengkulu sudah sama dengan melayani masyarakat Sumbar sendiri.

Selain perjanjian kerja sama yang telah ditandatangani tersebut, Pemprov Sumbar juga menawarkan draft kerja sama dalam lima bidang kepada Pemprov Bengkulu.

Draft kerja sama yang diserahkan langsung Gubernur Mahyeldi dan diterima Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah itu terkait bidang pangan, pertanian dan perkebunan, bidang ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat di wilayah perbatasan, pariwisata dan kebencanaan.

"Perkembangan dengan segala perubahan dan dinamika yang demikian cepat harus direspon oleh pemerintah daerah dengan cepat dan tepat. Salah satunya dengan membangun kolaborasi, inovasi dan networking," ujarnya.

Menurut gubernur, paradigma lama sudah tidak bisa dipakai lagi. Saat ini pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendirian dengan semua perangkat daerahnya, perlu dukungan dari daerah lain yang berdekatan.

Sementara itu, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyebut perjanjian kerja sama itu harus mengedepankan semangat inovasi dengan senantiasa mencari solusi-solusi yang lebih efektif dan efisien dalam hal pemberangkatan dan kepulangan jemaah haji Bengkulu.

"Kami sepakat jemaah haji bengkulu masuk embarkasi dan debarkasi Padang. Namun harus dicarikan formula yang lebih efektif dan efisien agar jamaah tidak terlalu lama di perjalanan atau menunggu jadwal pemberangkatan," ujarnya.

Dia menyebutkan jumlah jemaah haji Bengkulu setiap tahun sekitar 1.000-1.500 orang yang jika dikelompokkan hanya terdiri dari tiga kloter.

Sementara untuk mendirikan embarkasi sendiri, minimal 8 kloter, karena itu harus masuk embarkasi dan debarkasi Padang.

Ke depan dia berharap dengan perpanjangan landasan pacu Bandara Fatmawati sehingga bisa didarati pesawat berbadan lebar, jemaah haji Bengkulu yang landing di BIM tidak perlu turun dari pesawat dan menunggu lama, tetapi diterbangkan kembali ke Bandara Fatmawati.

Sementara terkait draft usulan yang lain dia memandang sangat penting untuk dikaji lebih jauh dan diwujudkan dalam bentuk perjanjian kerja sama. (k56).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumbar Ibadah Haji
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top