Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pembangunan Jalan Alahan Panjang-Pessel Kantongi Izin dari KLHK

Kendati telah mendapat izin dari KLHK, pengawasan di lapangan akan tetap dilakukan. Untuk pengawasan dan bimbingan teknis akan dilakukan oleh BKSDA.
Noli Hendra
Noli Hendra - Bisnis.com 09 Desember 2021  |  17:12 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, PADANG - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberi izin penggunaan kawasan hutan konservasi Suaka Margasatwa Arau Hilir untuk pembangunan jalan yang menghubungkan Alahan Panjang, Kabupaten Solok tembus Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat.

Direktur Jenderal Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistem Wiratno usai melakukan penandatanganan naskah kerja sama (PKS) dengan Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan, dengan adanya PKS itu maka KLHK mendukung terlaksananya pembangunan daerah.

"Seperti halnya pembangunan jalan dalam kawasan hutan yang selama ini harus terhenti. Kini KLHK telah memberi izin pakai untuk kawasan hutan konservasi Suaka Margasatwa Arau Hilir itu," katanya, Kamis (9/12/2021).

Menurutnya kendati telah mendapat izin dari KLHK, pengawasan di lapangan akan tetap dilakukan. Untuk pengawasan dan bimbingan teknis akan dilakukan oleh BKSDA.

Untuk itu, sesuai dengan PKS yang telah disepakati dengan Gubernur Sumbar, maka dalam pengerjaan jalan itu nantinya, akan didampingi dan diawasi oleh BKSDA.

Sebelumnya, jalan penghubung antar dua daerah itu, panjangnya mencapai 44 kilometer. Tercatat hingga Maret 2020 jalan itu telah tuntas di aspal sepanjang 21,8 kilometer dan masih tersisa 22,2 kilometer lagi.

Penyebab pengerjaan jalan itu belum bisa dilanjutkan untuk 22,2 kilometer tersebut, selain soal anggaran yang banyak refocusing penanganan Covid-19, juga terdapat beberapa titik yang merupakan kawasan kawasan hutan konservasi Suaka Margasatwa Arau Hilir. Sehingga pengerjaan jalan ini jadi tertunda.

Namun pada penghujung tahun 2021 ini, akhirya KLHK memberikan izin pakai untuk menuntas jalan penghubung antar dua daerah di Sumbar itu.

Gubernur Sumbar Mahyeldi menyebutkan suatu kabar yang menggembirakan bagi masyarakat terkait telah adanya dukungan dari KLHK dengan adanya jalan tersebut.

Sebab, bila jalan itu tuntas 100 persen, maka dapat diperkirakan jalan tersebut nantinya akan memberikan dampak perekonomian yang positif antar dua daerah itu, karena memiliki potensi pertanian dan perikanan yang bisa diangkut dengan jarak tempuh yang cukup singkat.

Kabupaten Solok tepatnya di Nagari/Desa Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, merupakan kawasan Sentra Bawang Merah di Sumbar serta di daerah Solok itu juga merupakan daerah penghasil beras premium.

Begitu juga di daerah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan daerah penghasil ikan laut segar yang cukup besar di Sumbar. "Jadi keberadaan jalan baru itu dapat menghubungkan perekonomian masyarakat petani antara dua daerah," katanya.

Dia menjelaskan selama ini untuk mengangkut hasil panen bawang merah dan penjualan beras di Kabupaten Solok harus melewati Kota Padang dengan jarak tempuh mencapai 120 kilometer.

Tapi bila nanti jalan baru itu bisa dilewati maka jarak tempuh menuju Kabupaten Pesisir Selatan hanya 44 kilometer.

Adanya jalan itu memangkas jarak tempuh sekitar 80 kilometer. Dengan demikian bila nelayan di Pesisir Selatan membawa ikan laut segar ke Solok tidak mengurangi kesegaran ikannya.

Begitu juga sebaliknya, sayur-sayuran yang ada di Kabupaten Solok juga akan masih terlihat segar bila dibawa ke Pesisir Selatan.

Padahal selama ini kedua daerah ini sulit terhubung, karena belum adanya jalan yang dapat memberikan jarak tempuh yang lebih dekat ketimbang harus melewati Kota Padang. (k56)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumbar klhk
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top