Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kota Medan Alami Inflasi 0,46 Persen pada November

Pada November 2021, Medan mengalami inflasi sebesar 0,46 persen atau terjadi peningkatan IHK dari 104,98 pada Oktober 2021 menjadi 105,46 pada November 2021.
Nanda F Batubara
Nanda F Batubara - Bisnis.com 02 Desember 2021  |  12:22 WIB
Kepala Pusat Badan Statistik (BPS) Sumatra Utara Syech Suhaimi
Kepala Pusat Badan Statistik (BPS) Sumatra Utara Syech Suhaimi

Bisnis.com, MEDAN - Pada November 2021, Medan mengalami inflasi sebesar 0,46 persen.

Tak hanya Medan, seluruh kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Sumatra Utara juga tercatat inflasi pada November 2021.

Yaitu Sibolga sebesar 0,47 persen, Pematangsiantar sebesar 0,58 persen, Medan sebesar 0,46 persen, Padangsidimpuan sebesar 0,44 persen dan Gunung Sitoli sebesar 0,71 persen.

Dengan demikian, gabungan 5 kota IHK di Sumatra Utara pada November 2021 inflasi 0,47 persen.

Pada November 2021, Medan mengalami inflasi sebesar 0,46 persen atau terjadi peningkatan IHK dari 104,98 pada Oktober 2021 menjadi 105,46 pada November 2021.

Menurut Kepala Pusat Badan Statistik (BPS) Sumatra Utara Syech Suhaimi, komoditas utama penyumbang inflasi selama November 2021 di Medan antara lain, cabai merah, angkutan udara, minyak goreng, sewa rumah, udang basah, telur ayam ras, dan ikan dencis.

"Perkembangan harga berbagai komoditas di Kota Medan pada November 2021 secara umum
menunjukkan adanya peningkatan," kata Syech, Rabu (1/12/2021).

Berdasarkan hasil pemantauan BPS, pada bulan ini Kota Medan inflasi 0,46 persen atau terjadi peningkatan IHK) dari 104,98 pada Oktober 2021 menjadi 105,46 pada November 2021.

Tingkat inflasi tahun kalender November 2021 sebesar 1,26 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (November 2021 terhadap November 2020) sebesar 1,91 persen.

Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga dari delapan kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,55 persen, kelompok pakaian dan
alas kaki sebesar 0,55 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,33 persen, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,51 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,07 persen, kelompok transportasi sebesar 1,25 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran sebesar 0,07 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,50 persen.

Tiga kelompok pengeluaran lainnya tidak mengalami perubahan indeks, yaitu kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan kemudian kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya serta kelompok pendidikan.

Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada November 2021, antara lain cabai merah, angkutan udara, minyak goreng, sewa rumah, udang basah, telur ayam ras, dan ikan dencis. Beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga, yaitu tomat, jeruk, celana panjang wanita, bawang merah, cabai hijau, kangkung, dan kentang.

Pada November 2021 dari 11 kelompok pengeluaran, tujuh kelompok memberikan andil inflasi terhadap inflasi umum Kota Medan.

Kelompok pengeluaran yang memberikan andil inflasi, yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,17 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,03 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,06 persen, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin
rumah tangga sebesar 0,03 persen, kelompok transportasi sebesar 0,12 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran sebesar 0,01 persen dan kelompok perawatan
pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,03 persen.

Empat kelompok lainnya yang tidak memberikan andil inflasi atau deflasi terhadap inflasi umum Kota Medan, yaitu kelompok kesehatan, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya, serta kelompok pendidikan.

Dari 24 kota IHK di Pulau Sumatra, seluruh kota tercatat inflasi. Inflasi tertinggi di Banda Aceh sebesar 0,87 persen dengan IHK sebesar 107,68 dan terendah di Lubuklinggau sebesar 0,29 persen dengan IHK sebesar 106,42.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Inflasi sumut
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top