Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Revitalisasi Sungai Sekanak Capai 92 Persen Siap Launching Tahun Depan

Dengan demikian, Pemerintah Kota Palembang pun optimistis proyek revitalisasi itu dapat kelar dan diluncurkan pada Januari 2021.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 30 November 2021  |  20:25 WIB
Kepala Dinas PUPR Kota Palembang Ahmad Bastari (kanan) memaparkan progress proyek revitalisasi Sungai Sekanak Lambidaro saat kunjungan di lapangan, Selasa (30/11).  - Istimewa
Kepala Dinas PUPR Kota Palembang Ahmad Bastari (kanan) memaparkan progress proyek revitalisasi Sungai Sekanak Lambidaro saat kunjungan di lapangan, Selasa (30/11). - Istimewa

Bisnis.com, PALEMBANG – Progres revitalisasi Sungai Sekanak Lambidaro Palembang tercatat sudah mencapai 92% dari target.

Dengan demikian, Pemerintah Kota Palembang pun optimistis proyek revitalisasi itu dapat kelar dan diluncurkan pada Januari 2021.

Asisten II Setda Kota Palembang Anshori mengatakan proyek tersebut berjalan sejak Mei 2021.

“Proyek berjalan lancar, sejauh ini pinggir sungai telah dibeton, dasar dikeruk supaya lebih dalam dan sampah-sampah di permukaan telah dibersihkan,” katanya saat meninjau progress proyek, Selasa (30/11/2021).

Selain itu, Anshori menambahkan pengerjaan juga berlanjut pada pembangunan pedestrian di pinggir sungai yang mengalir dari Kawasan Jerambah Karang hingga Palembang Indah Mall.

Dia menerangkan revitalisasi Sungai Sekanak mencakup konstruksi sepanjang 800 meter. Proyek tersebut menelan biayar Rp42 miliar dari APBD Kota Palembang.

"Sepanjang 800 meter ini sudah dikerjakan, tinggal fokus ke bagian pedestrian, kami akan memperbaiki lanskapnya,” katanya.

Tujuannya, kata Anshori, tak lain agar Sungai Sekanak juga bisa menjadi destinasi wisata baru di Kota Palembang.

Sementara itu Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII, Maryadi Utama,  mengatakan bahwa masalah terbesar revitalisasi sebuah sungai bukan pembangunannya, tetapi perawatannya.

"Akan ada nanti namanya masalah non-struktural yang mencangkup perawatan, pembersihan, pemberdayaan warga sekitar dan komunitas agar sungai ini terus bersih dan tidak kumuh," katanya.

Maryadi menambahkan bahwa pihak BBWS akan bekerja sama dengan Pemkot dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk menertibkan pengunaan wilayah sekitar sungai supaya rapih, bebas masalah, dan aman untuk dipakai warga.

Dia melanjutkan telah ada rencana untuk menambahkan revitalisasi sepanjang 1,5 kilometer sungai yang mengarah ke daerah Lambidaro.

“Anggarannya sekitar Rp98 miliar, harapannya penambahan itu dapat dilaksanakan mulai tahun depan,” katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

palembang sumsel
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top