Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Balai Teknik Perkeretaapian Bangun Early Warning System di Perlintasan Sebidang di Padang

Suranto menjelaskan ada sebanyak 7 palang pintu kereta api akan dibangun, dan 31 buah tiang EWS menjelang, di beberapa wilayah yang dilalui rawan perlintasan kereta api.
Noli Hendra
Noli Hendra - Bisnis.com 27 Oktober 2021  |  14:40 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, PADANG - Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Wilayah Sumatra Bagian Barat akan membangun Pos Jaga, Pintu Perlintasan Kereta Api dan tiang Early Warning System (EWS) di daerah Perlintasan Sebidang di Kota Padang, Sumatra Barat.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Sumatra Bagian Barat Suranto mengatakan hal itu direncanakan dikerjakan menjelang tahun 2022 mendatang.

Dia menjelaskan ada sebanyak 7 palang pintu kereta api akan dibangun, dan 31 buah tiang EWS menjelang, di beberapa wilayah yang dilalui rawan perlintasan kereta api.

"Upaya ini kita lakukan untuk mengurangi kecelakaan yang sering terjadi selama ini di wilayah perlintasan kereta api di Padang," katanya, dalam rapat bersama pihak Pemerintah Kota Padang, Rabu (27/10/2021).

Menurutnya terjadinya sejumlah kecelakaan di perlintasan kereta api itu, masih adanya perlintasan ilegal dan tidak adanya pos jaga.

Menanggapi adanya rencana dari pihak Balai Teknik Perkeretaapian itu, Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan langkah yang dilakukan oleh pihak Balai Teknik Perkeretaapian, memang sudah seharusnya.

"Di Padang ini bisa dikatakan cukup sering terjadi terjadi kecelakaan kereta api dengan kendaraan di perlintasan sebidang itu. Kita tentunya mendukung adanya langkah dari Balai Teknik Perkeretaapian itu," ujarnya.

Dikatakannya di Padang daerah yang dilalui oleh perlintasan kereta api ini sering terjadi kecelakaan. Total kecelakaan yang terjadi sepanjang tahun 2021 ini sebanyak 27 kali.

"Kita berharap dengan akan dibangun sarana prasarana ini dapat memberikan perlindungan, sekaligus rasa aman dan nyaman kepada warga kita yang melewati perlintasan kereta api ini," ujar Wako Hendri Septa.

Dia menjelaskan Padang cukup banyak daerah di Kota Padang yang dilalui oleh perlintasan kereta api diantaranya di Kecamatan Koto Tangah, Padang Selatan, Padang Utara dan Padang Timur.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang Dian Fakri mengatakan selain membangun pos jaga, pintu perlintasan dan pembangunan tiang EWS, juga akan dibangun jalan inspeksi (frontage road) di 3 (tiga) titik di Kota Padang.

"Jumlah perlintasan kereta api di Kota Padang sangat banyak, ada sekitar 211 buah. Untuk meminimalisir ini kita akan tutup beberapa. Namun sebelum dilakukan penutupan kita akan bikin jalan inspeksi sehingga masyarakat nanti bisa melewati jalan tersebut," ucapnya.

Dia menambahkan, selain hal diatas juga akan dilakukan pemasangan patok rel pembatas, penutupan beberapa perlintasan liar dan pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) sebanyak 1 unit.

"Pembangunan sarana prasarana perlintasan kereta api ini menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 219 miliar untuk wilayah Sumbar, termasuk Kota Padang di dalamnya," ungkap dia. (k56)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt kai sumbar
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top