Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tragedi Longsor Sibolangit dan Dilema Edy Rahmayadi Soal Jalan Medan-Karo

Edy mengungkapkan bahwa sebelum peristiwa itu terjadi, terdapat kegiatan pelebaran jalan di sekitar lokasi.
Nanda F Batubara
Nanda F Batubara - Bisnis.com 25 Oktober 2021  |  15:55 WIB
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi - Bisnis/Nanda F Batubara
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi - Bisnis/Nanda F Batubara

Bisnis.com, MEDAN - Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menanggapi tragedi tanah Longsor yang merenggut tiga nyawa di sekitar PDAM Tirtanadi Sibolangit, Kecamatan Sibolangit, Deliserdang, Sumatra Utara, beberapa hari lalu.

Edy mengungkapkan bahwa sebelum peristiwa itu terjadi, terdapat kegiatan pelebaran jalan di sekitar lokasi.

"Tahu-tahu hujan longsor dia. Ini sedang dievaluasi," ujar Edy di Rumah Dinas Gubernur Sumatra Utara, Medan, Senin (25/10/2021).

Seperti diketahui, akses transportasi utama Medan-Karo, tepatnya di sekitar tikungan PDAM Tirtanadi Sibolangit, kerap memakan korban. Hal itu diyakini akibat kondisi jalan yang sempit dan curam.

Di sisi lain, kendaraan bertonase tinggi saat ini masih terus melintasi jalan tersebut. Khusus untuk hal ini, Edy mengaku dilema.

Sebab, apabila truk-truk berukuran besar dilarang melintasi jalan tersebut, dikhawatirkan bakal mengganggu distribusi logistik.

Edy pun berjanji akan mencari solusi terbaik atas persoalan tersebut

"Mana yg paling bagus, mungkin nanti kita atur seperti ganjil-genap," kata Edy.

Lebih lanjut, Edy menyampaikan belasungkawa atas musibah yang dialami lima orang korban tanah longsor di sekitar PDAM Tirtanadi Sibolangit.

"Kita belasungkawa kepada keluarga korban," kata Edy.

Pada Sabtu (23/10/2021) malam, longsor menimbun satu unit kendaraan Daihatsu Xenia yang melintas di jalan utama Medan-Berastagi. Tepatnya di sekitar tikungan PDAM Tirtanadi Sibolangit, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

Peristiwa itu menyebabkan tiga orang meninggal dunia. Dua lainnya mengalami luka-luka. Dari tiga korban jiwa, dua di antaranya merupakan ibu dan anak.

Berikut identitas korban bencana tanah longsor tersebut.

Korban luka-luka:
1. Gusrini Hagaina Br Ginting (23), warga Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.
2. Ferdinand Tarigan (32), warga Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan.

Korban meninggal dunia:
1. Layani Br Bangun (58), warga Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat.
2. Novita Sari Br Sembiring, anak dari Layani Br Bangun.
3. Armando Sebayang (31), warga Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

longsor sumut
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top