Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Riau Petroleum dan PHE Siak Teken Amandemen Perjanjian Pengalihan PI 10% Blok Siak

BUMD PT Riau Petroleum melalui anak perusahaannya PT Riau Petroleum Siak baru saja menandatangani amandemen perjanjian pengalihan participating interest (PI) 10 persen pada wilayah kerja Blok Siak dengan PT Pertamina Hulu Siak (PHE Siak) di depan Notaris.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 22 September 2021  |  14:58 WIB
Riau Petroleum dan PHE Siak Teken Amandemen Perjanjian Pengalihan PI 10% Blok Siak
Riau Petroleum menandatangani amandemen perjanjian PI 10% Blok Siak. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, PEKANBARU -- BUMD PT Riau Petroleum melalui anak perusahaannya PT Riau Petroleum Siak baru saja menandatangani amandemen perjanjian pengalihan participating interest (PI) 10 persen pada wilayah kerja Blok Siak dengan PT Pertamina Hulu Siak (PHE Siak) di depan Notaris.

"Semua dokumen persyaratan untuk mendapatkan jatah PI 10 persen Blok Siak ini sudah terpenuhi. Jadi kita sudah sepakat dengan PHE Siak untuk pengalihan PI 10 persen ini," ujar Direktur PT Riau Petroleum Husnul Kausarian, Rabu (22/9/2021).

Penandatanganan amandemen ini dilakukan langsung oleh CEO Subholding Pertamina Hulu yang juga menjabat sebagai Pj Direktur PHE Siak, Budiman Parhusip dan Direktur Utama PT Riau Petroleum Siak, Darusman, di Graha Bimasena, Jakarta Selatan.

Diterangkan Husnul Kausarian, setelah proses penandatanganan amandemen pengalihan PI, nantinya kontraktor melalui SKK Migas akan meminta persetujuan ke Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Patokan kami pada Permen ESDM 37 tahun 2016. Kurang lebih memakan waktu 60 hari kalender akan mendapat persetujuan dari Menteri ESDM," ujarnya.

Sementara itu Gubernur Provinsi Riau Syamsuar yang terus memantau dan mengikuti setiap perkembangan PI 10 persen, menyambut positif gerak cepat yang dilakukan BUMD Riau Petroleum untuk mendapatkan jatah PI 10 persen dari Blok Siak.

"Kami akan pantau juga progresnya. Jadi nanti saya usahakan PI 10 persen Blok Siak ini supaya Menteri ESDM secepatnya menandatangani SK PI 10 persen tersebut," kata Syamsuar.

Seperti diketahui, wilayah operasi Pertamina Hulu Energi Siak mencakup area sekitar 2.484 kilometer persegi di cekungan Sumatera tengah yang terbagi menjadi 3 area yaitu Siak I (Buaya, Tanjung Medan), Siak II (Batang), dan Siak III (Jingga, Kelabu, Lindai, Rintis, dan Menggala South).

Saat ini ada 2 lapangan aktif dikelola PHE Siak yaitu Lapangan Lindai dan Lapangan Batang, PHE Siak juga telah melakukan pengeboran eksplorasi kumis-2.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

migas Harga Minyak riau
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top