Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

734 Calon Jemaah Haji Indragiri Hilir Batal Berangkat ke Tanah Suci

Jemaah haji reguler dan haji khusus yang telah melunasi BPIH tahun 2021 akan menjadi jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2022.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 04 Juni 2021  |  14:51 WIB
Ilustrasi Ibadah Haji 2021 - Instagram: Haramain Info
Ilustrasi Ibadah Haji 2021 - Instagram: Haramain Info

Bisnis.com, JAKARTA - Sebanyak 734 calon jemaah Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau yang telah melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2021 batal berangkat ke Tanah Suci karena pandemi Covid-19.

"Demi keselamatan jamaah, pemerintah memutuskan bahwa tahun ini kembali tidak memberangkatkan jemaah haji Indonesia ke Tanah Suci demi kesehatan dan keselamatan para calon haji," kata Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kemenag Indragiri Hilir Guspiandi di Tembilahan, Jumat (4/6/2021).

Pembatalan keberangkatan jemaah haji itu tertuang dalam Keputusan Menteri Agama Nomor 660 Tahun 2021. Pembatalan ini sudah melalui kajian mendalam dengan melakukan pembahasan dengan Komisi VIII DPR RI.

"Kebijakan ini juga demi keselamatan jemaah haji, aspek teknis persiapan, dan kebijakan yang diambil oleh otoritas pemerintah Arab Saudi," ujarnya.

Guspiandi mengatakan Kemenag RI juga telah menggelar pertemuan secara virtual dengan MUI dan ormas-ormas Islam untuk membahas kebijakan tersebut.

"Semua memahami kondisi pandemi, keselamatan jiwa jamaah harus diutamakan. Ormas Islam juga akan ikut menyosialisasikan kebijakan ini untuk kepentingan jemaah," tuturnya.

Sementara itu, Pemerintah Arab Saudi sampai hari ini juga belum mengundang Pemerintah Indonesia untuk membahas dan menandatangani Nota Kesepahaman tentang Persiapan Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 Hijriah.

"Hal ini tentu berdampak pada persiapan penyelenggaraan ibadah haji, sebab berbagai persiapan yang sudah dilakukan belum dapat difinalisasi," tuturnya.

Pembatalan keberangkatan jemaah haji ini berlaku untuk seluruh Warga Negara Indonesia (WNI), baik dengan kuota haji Indonesia maupun kuota haji lainnya. Jemaah haji reguler dan haji khusus yang telah melunasi BPIH tahun 2021 akan menjadi jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2022.

Guspiandi menambahkan setoran pelunasan BPIH dapat diminta kembali oleh calon jemaah haji yang bersangkutan apabila ingin mengambil.

"Jadi, uang jamaah aman dan dana haji aman. Kami menyampaikan simpati kepada seluruh jamaah haji yang terdampak pandemi Covid-19 tahun ini. Keputusan ini pahit, tapi inilah yang terbaik. Semoga ujian Covid-19 ini segera usai," ungkapnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

arab saudi Ibadah Haji indragiri hilir Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top