Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dana Desa di Sumut Cair Rp855 Miliar dari Alokasi Rp4,5 Triliun

Keterlambatan penyaluran BLT dan dana desa dapat memengaruhi pembangunan di desa.
Cristine Evifania Manik
Cristine Evifania Manik - Bisnis.com 24 Mei 2021  |  07:06 WIB
Ilustrasi kawasan perdesaan. - Antara/Yulius Satria Wijaya
Ilustrasi kawasan perdesaan. - Antara/Yulius Satria Wijaya

Bisnis.com, MEDAN- Direktur Advokasi dan Kerjasama Desa dan Perdesaan Kemendes PDTT Muh Fachri mengatakan, Sumatra Utara mendapat alokasi Dana Desa sebesar Rp4,5 triliun pasa tahun ini. Hingga saat ini, 19 persen atau sekitar Rp855 miliar telah dicairkan.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) pun mengapresiasi upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) yang berupaya mendorong percepatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan Dana Desa di Sumut.

“Kita mau ke depan Sumut ini masuk dalam 10 besar provinsi yang cepat penyaluran dana desanya. Karena kita sudah punya semangat yang sama, dan frekuensi yang sama dengan kabupaten/kota yang ada di Sumut,” jelas Fachri melalui keterangan resmi, Minggu (23/5/2021).

Diketahui, untuk mempercepat penyaluran BLT dan Dana Desa, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengeluarkan Surat Edaran (SE) Gubernur Nomor 412.6/3031 tanggal 31 Maret 2021 tentang Percepatan Penyaluran Dana Desa 2021.

Selain itu, Edy juga mengeluarkan SE Gubernur Nomor 412.6/4218 tanggal 10 Mei, tentang Percepatan Penyaluran Dana Desa dan BLT Dana Desa 2021. Melalui SE tersebut, Edy meminta Pemerintah Kabupaten/Kota mempercepat penyaluran BLT dan Dana Desa, sehingga dapat segera dimanfaatkan masyarakat untuk mengurangi dampak pandemi Covid-19.

Fachri menjelaskan keterlambatan penyaluran BLT dan Dana Desa dapat memengaruhi pembangunan di desa.

“Jika tahap satu keluar di bulan Juni, maka akan butuh waktu lagi untuk menghabiskannya, dan kemudian di bulan September baru keluar bantuan tahap kedua, lalu kapan lagi akan keluar dana tahap ketiga ? Ini kan salah,” katanya.

Adapun, Dana Desa adalah hak masyarakat yang tidak boleh dihambat. Jika ada kepala desa yang menghambat penyaluran Dana Desa, itu adalah pemimpin yang zalim.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumut dana desa
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top