Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kabar Buruk, Kasus Covid-19 di Sumbar Terus Meningkat

Kasus positif Covid-19 di Provinsi Sumatra Barat terus meningkat.
Noli Hendra
Noli Hendra - Bisnis.com 29 April 2021  |  14:20 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, PADANG - Kasus positif Covid-19 di Provinsi Sumatra Barat terus meningkat.

Setelah pada hari Jumat (16/4) pekan lalu kasus positif Covid-19 menyentuh 506 kasus, pada hari ini Kamis (29/4) jumlah warga Sumbar terpapar Covid-19 bertambah di angka 286 orang.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Sumbar Jasman Rizal mengatakan khusus untuk hari ini Kamis (29/4) dari 2.562 sample spesimen yang terperiksa di Laboratorium Fakul Kedokteran Unand dan Laboratorium Veterenir Baso Agam, sementara didapat 286 orang (11,16 persen) terkonfirmasi terinfeksi Covid-19.

"Bisa jadi peningkatan ini karena gencarnya PCR test swab di daerah. Ini sebenarnya bagus, artinya tracking dan tracing kita berada di jalur yang benar," katanya, melalui keterangan tertulisnya, Kamis (29/4/2021).

Menurutnya dengan semakin banyak yang ditemukan positif, semakin banyak yang diisolasi dan semakin cepat pemutusan mata rantai perkembangan Covid-19.

Dia berharap, dengan meningkatnya masyarakat yang terpapar Covid-19, Pemkab dan Pemko dapat mengaktifkan lagi karantina di daerahnya masing-masing. Hal ini penting dilakukan sebagai upaya untuk menjaga segala kemungkinan penyebaran Covid-19 di daerah.

"Kita berharap betul agar masyarakat benar-benar mematuhi prokol kesehatan. Terutama untuk yang berdagang takjil dan masyarakat yang membeli takjil, serta untuk masjid dan musala yang menggelar shalat tarwih berjemaah," imbau Jasman.

Sementara itu di Kota Padang yang kini kembali ke zona oranye setelah cukup lama tercatat di zona kuning. Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani Hamid mengatakan, berdasarkan dari 15 indikator penilaian epidemiologis, Kota Padang berada pada nilai 2,33 dengan risiko sedang. Sehingga penularan Covid-19 berada pada zona orange.

Melihat pada akhir bulan November, Desember sampai awal bulan April kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Padang bisa dikendalikan. Namun memasuki minggu pertama April, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mulai terjadi peningkatan.

“Kasus positif meningkat ini dikarenakan tidak ada lagi bekerja dari rumah. Daripada kita biarkan orang tanpa gejala tidak diketahui tentu lebih baik kita biarkan untuk bekerja seperti biasa, dengan syarat patuhi protokol kesehatan," tegasnya.

Maka oleh sebab itu, pihaknya melakukan upaya pengendalian dengan melakukan tracing dan testing masif. Kadis mengungkapkan, peningkatan kasus positif Covid-19 di Kota Padang berasal dari sekolah boarding school (sekolah berasrama) Arrisalah, yang terjadi beberapa waktu lalu.

Atas temuan kasus tersebut, semua orang yang ada di pesantren itu dilakukan swab. Lebih kurang ada 1.500 orang yang diswab. “Dimana tahap awal kita melakukan pemeriksaan sebanyak 614 orang. Hasilnya 122 siswa dan 3 tenaga pendidik positif Covid-19,” jelasnya.

Menurutnya hal tersebut lah yang menyebabkan terjadinya lonjakan kasus positif di Kota Padang. Akan tetapi lonjakan kasus ini hanya terkonsentrasi pada sekolah tersebut dan tidak tersebar ke masyarakat.

Tidak hanya itu, Ferimulyani juga mengatakan saat ini seluruh kecamatan yang ada di Kota Padang yakni sebanyak 11 kecamatan sudah terpapar kasus positif Covid-19.

“Saat ini tidak ada satupun kecamatan di Kota Padang yang bebas dari kasus Covid-19,” ungkapnya.

Kadiskes menyebut, selama 4 bulan lalu Kecamatan Bungus Teluk Kabung bebas dari Covid-19, namun memasuki bulan April, di Kecamatan ini terdapat kasus positif. Kasus positif dari Kecamatan Bungus Teluk Kabung ini adalah pegawai dari Dinas Kelautan yang melakukan perjalanan dinas keluar daerah.

Kemudian dari 104 kelurahan yang ada di Kota Padang, 1 kelurahan belum pernah terkonfirmasi positif Covid-19. Kelurahan itu berada di Kecamatan Bungus Teluk Kabung. Saat ini, 15 kelurahan juga sudah tidak ada kasus positif.

Ke-15 kelurahan itu, Kelurahan Pasa Gadang, Koto Pulai, Kampung Jua, Seberang Palinggam, Alang Laweh, Kampung Pondok, Teluk Bayur, Olo, Bungus Selatan, Air Manis, Beringin, Tanjuang Aua, Bukit Gado-Gado, Tarantang dan Teluk Kabung Tengah.

“Kelurahan-kelurahan itu saat sekarang ini kasus positif Covid-19 nya nol. Sementara kelurahan-kelurahan lain kasusnya masih ada,” sebutnya. (k56)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumbar Covid-19
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top