Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tekan Kasus Covid-19, PPKM Mikro di Bangka Barat Diperluas

PPKM skala mikro di Kabupaten Bangka Barat diperluas menjadi sembilan desa untuk menekan kasus Covid-19.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 25 April 2021  |  15:39 WIB
Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan sebanyak 14.096 orang tenaga kesehatan telah disuntik vaksin sinovac, guna meningkatkan kekebalan tubuh nakes dalam penanganan Covid-19. - Antara
Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan sebanyak 14.096 orang tenaga kesehatan telah disuntik vaksin sinovac, guna meningkatkan kekebalan tubuh nakes dalam penanganan Covid-19. - Antara

Bisnis.com, JAKARA - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memperluas pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro di Kabupaten Bangka Barat. Hal itu dilakukan sebagai upaya pengendalian penularan Covid-19.

"PPKM skala mikro di Bangka Barat diperluas menjadi sembilan desa untuk mengendalikan kasus yang meningkat di desa-desa tersebut," kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Bangka Belitung Andi Budi Prayitno di Pangkalpinang, Minggu (25/4/2021).

Hingga 22 April 2021, dia mengatakan, PPKM mikro dilaksanakan di empat desa di Kabupaten Bangka Barat yakni Desa Jebus, Ranggi Asam, Mislak, dan Sinar Manik di wilayah Kecamatan Jebus.

PPKM mikro selanjutnya diperluas ke lima desa di Kecamatan Parit Tiga yaitu Sekar Biru, Tempilang, Sungai Baru, Sungai Daeng, dan Belo Laut.

"Kami telah membentuk posko pengawasan dan pemantauan secara terpadu, termasuk suplai dan distribusi makanan ataupun obat-obatan, suplemen, multivitamin, dan lain-lainnya bagi warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di desa tersebut," ujar Andi.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan PPKM skala mikro dijalankan selaras dengan kearifan lokal dan tradisi masyarakat Negeri Serumpun Sebalai.

"Penerapan kearifan lokal ini merupakan perwujudan dari sifat dan karakter saling peduli, tolong menolong, serta bergotong royong membantu saudara, tetangga, dan sesama warga yang kesusahan atau sedang ditimpa musibah," jelasnya.

Dia meminta pemerintah kabupaten dan kota mengaktifkan dan mengoptimalkan peran Posko Penanganan Covid-19 di kecamatan dan desa yang berada di daerah perbatasan guna menekan risiko penularan virus Corona.

"Setiap pengabaian dan kelalaian dapat berdampak luas pada keselamatan jiwa sesama serta membuat proses dan capaian yang sudah tercipta dengan baik akan kembali tidak kondusif, dan mundur ke belakang," paparnya.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bangka belitung Virus Corona Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru ppkm mikro

Sumber : Antara

Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top