Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Omzet Bulog Sumut Meningkat Akibat Layanan Daring

iPangananDotCom menjual berbagai kebutuhan pokok, seperti beras, gula, mi instan, dan minyak goreng. Pembelian dapat dilakukan lewat platform e-commerce Shopee.
Cristine Evifania Manik
Cristine Evifania Manik - Bisnis.com 22 April 2021  |  13:44 WIB
Omzet Bulog Sumut Meningkat Akibat Layanan Daring
Pekerja berada di gudang Bulog. - Bisnis/Nurul Hidayat
Bagikan

Bisnis.com, MEDAN - Penjualan komoditas kebutuhan pokok Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatra Utara (Sumut) lewat iPangananDotcom mengerek pendapatan perusahaan dua hingga lima persen sepanjang tahun 2020 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sumut Arif Mandu mengungkapkan, di Sumut gudang iPangananDotCom baru terletak Kota Medan. Namun, pengiriman bahan pokok dapat dilakukan ke wilayah lain di Sumatra Utara. Selama masa pandemi Covid-19 penjualan daring ini memudahkan warga Medan mengurangi aktivitas di luar ruangan.

“Order lewat telepon saja. Apalagi ini era digitalisasi, semua transaksi belanja sekarang lebih trennya online,” kata Arif, Kamis (22/4/2021).

Untuk triwulan I/2021, Bulog Sumut belum melakukan perhitungan mengenai persentase peran iPangananDotCom terhadap peningkatan omzet Bulog Sumut.

Adapun, iPangananDotCom menjual berbagai kebutuhan pokok, seperti beras, gula, mi instan, dan minyak goreng. Pembelian dapat dilakukan lewat platform e-commerce Shopee.

Arif menjelaskan kebutuhan pangan pokok yang dijual di iPangananDotCom turut memberdayakan produk dari petani lokal di Sumatra Utara.

Sejak dioperasikan pada tahun 2018, telah terdapat delapan gudang iPangananDotCom yang terletak di wilayah Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Medan, dan Makassar. Di Medan, iPangananDotCom mulai beroperasi pada November 2019.

Sementara itu, hingga April 2021 terdapat sekitar 11.400 ton stok beras di gudang Bulog Sumut.

“Sebanyak 6.300 ton atau sekitar 55 persen dari total stok beras Bulog Sumut diserap dari petani lokal,” pungkas Arif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bulog sumut
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top