Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Suplai Gas Berakhir, PLTG Jakabaring Setop Operasi Sejak 2020

Selama ini, PLTG tersebut digunakan sebagai pembangkit cadangan saat event Asian Games pada 2018 yang berlangsung di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang. 
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 16 April 2021  |  14:25 WIB
GM PLN UIW S2JB Bambang Dwiyanto (dari kiri) bersama GM PLN Unit Induk Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan Djoko Mulyono memberikan keterangan kepada awak media terkait PLTG Jakabaring.  - Bisnis/Dinda Wulandari
GM PLN UIW S2JB Bambang Dwiyanto (dari kiri) bersama GM PLN Unit Induk Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan Djoko Mulyono memberikan keterangan kepada awak media terkait PLTG Jakabaring. - Bisnis/Dinda Wulandari

Bisnis.com, PALEMBANG – Pembangkit listrik tenaga gas atau PLTG Jakabaring tercatat sudah tidak beroperasi sejak September 2020 lantaran tak lagi mendapat suplai gas.

Diketahui, PLTG berkapasitas total 60 Megawatt itu menggunakan gas alam terkompresi (compressed natural gas/CNG). Berdasarkan catatan Bisnis, PLN bekerjasama dengan Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPE) Sumsel, BUMD Pemprov Sumsel, untuk mengoperasikan PLTG tersebut.

General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan Sumatra Bagian Selatan Djoko Mulyono mengatakan selama ini PLTG tersebut digunakan sebagai pembangkit cadangan saat event Asian Games pada 2018 yang berlangsung di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang. 

“Kontrak gas kami berakhir pada 31 Agustus 2020, sehingga PLTG itu standby sejak 1 September 2020,” katanya saat jumpa pers terkait kebakaran trafo PLTG CNG, Jumat (16/4/2021).

Oleh karena itu, kata dia, perusahaan pun telah berencana untuk merelokasi PLTG Jakabaring unit 1, 2 dan 3 yang masing-masing berkapasitas 20 MW ke Aceh. Selain tak adanya pasokan gas, pemindahan tersebut juga lantaran suplai listrik di Sumsel dinilai sudah cukup.

“Sehingga kami memutuskan untuk tidak memperpanjang [operasional] PLTG Jakabaring,” katanya. 

Djoko menerangkan meskipun tidak beroperasi, namun pihaknya tetap melakukan pemeliharaan (maintenance) terhadap unit-unit pembangkit. 

PLTG CNG Jakabaring diresmikan pada tahun 2013. Pembangunan PLTG CNG tersebut ditaksir senilai  US$10 juta dan berlokasi strategis yaitu bertepatan pada jalur pipa gas Pertamina.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN pltg jakabaring
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top