Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemprov Riau Siapkan 6 Posko Larangan Mudik, Ini Lokasinya

Pemprov akan berkoordinasi dengan Polda Riau untuk meninjau titik lokasi di setiap pintu masuk perbatasan dengan provinsi tetangga.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 13 April 2021  |  15:18 WIB
Gubernur Riau Syamsuar - Bisnis/Dwi Nicken Tari
Gubernur Riau Syamsuar - Bisnis/Dwi Nicken Tari

Bisnis.com, PEKANBARU - Pemprov Riau menyatakan posko penyekatan arus mudik direncanakan akan dimulai pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Namun, Pemprov akan berkoordinasi dengan Polda Riau untuk meninjau titik lokasi di setiap pintu masuk perbatasan dengan provinsi tetangga.

Gubernur Riau Syamsuar mengatakan ada enam titik lokasi posko penyekatan yang diusulkan. Di lokasi yang nantinya telah ditentukan kepolisian, akan dibangun posko pemantauan personil gabungan bersama TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP dari provinsi. Kemudian, juga melibatkan personil dari instansi terkait dari pemerintah daerah.

"Kami mengusulkan penyekatan ada di enam pintu-pintu masuk perbatasan Riau-Sumbar, Riau-Sumut, Riau-Jambi. Penyekatan rencananya akan dimulai mulai 6-17 Mei 2021. Nanti dari kepolisian akan melakukan survey terlebih dahulu," ujarnya dalam siaran pers Selasa (13/4/2021).

Menurutnya petugas yang ditempatkan di posko pemantauan, diberikan kewenangan untuk melarang semua arus mudik. Baik yang keluar maupun masuk ke Riau. Namun pengecualian diberikan untuk orang yang membawa kebutuhan sembako atau barang lainnya yang sifatnya yang bernilai ekonomis.

Pengecualian juga diberikan keperluan berobat. Karena hal ini bersifat mendesak dan tidak bisa ditunda. "Petugas akan melakukan pemeriksaan. Kalau yang dikecualikan sesuai arahan Menteri Perhubungan, seperti orang mengantar sembako, orang sakit. Kalau keperluan mudik, diminta putar balik."


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top