Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dukung Peningkatan Kualitas Perguruan Tinggi, PT.MMP Jalin Kerjasama dengan Unpri Medan

PT Mega Medica Pharmaceuticals (PT MMP) menjalin kerjasama (MoU) dengan Universitas Prima (Unpri) Medan. Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan mutu dan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Media Digital
Media Digital - Bisnis.com 30 Maret 2021  |  14:55 WIB
Dokumentasi: PT MMP
Dokumentasi: PT MMP

Bisnis.com, Medan - PT Mega Medica Pharmaceuticals (PT MMP) menjalin kerjasama (MoU) dengan Universitas Prima (Unpri) Medan. Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan mutu dan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Penandatanganan kerjasama dilakukan oleh Direktur PT MMP, Sutristo dan Rektor Unpri Prof. Dr. Chrismis Novalinda Ginting, M.Kes, yang diwakili Wakil Rektor kerjasama Unpri Dr. dr. Ali Napiah Nasution, M.K.T., M.K.M., Sp.KKLP, pada Senin (29/3/2021) di Kampus Unpri Medan.

Dikatakan Sutristo, PT MMP memiliki komitmen yang jelas dalam peningkatan mutu pendidikan, dalam hal ini perguruan tinggi yang bidang ilmunya sejalan dengan PT MMP. Untuk melaksanakan program praktik kerja lapangan, riset atau penelitian, dan program pengabdian masyarakat dilakukan di fasilitas produksi PT Akar Rimba, namun khusus untuk peningkatan kesehatan masyarakat, program ini langsung di bawah koordinasi PT MMP.

“Kita sepakat untuk mencapai maksud, tujuan dan manfaat dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni program – program pendidikan dan pengajaran melalui program magang, riset, dan juga pengabdian masyarakat, “kata Sutristo didampingi Wakil Direktur PT Akar Rimba Asep Arifin SSi, M.Farm dan Scientific Affairs Manager PT MMP, Guntur Berlian kepada wartawan.

“Kami memberikan kesempatan pada mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah diperoleh ke dalam semua kegiatan yang terdapat pada PT MMP secara nyata, melatih dan mempersiapkan mereka sebagai calon tenaga ahli yang memiliki pengetahuan, keterampilan, inisiatif dan memiliki etos kerja yang tinggi serta bertanggung jawab," kata Sutristo.

Sementara itu, Scientific Affairs Manager PT MMP, Guntur Berlian M.Si menambahkan, melalui kerjasama ini diharapkan, para mahasiswa mampu menyajikan hasil studi kasus secara tertulis berupa karangan ilmiah, dan juga melatih mahasiswa agar dapat berkomunikasi, bersosialisasi dan mengembangkan mental dengan baik dalam lingkungan kerja.
Selanjutnya, kata Guntur, MMP dan Unpri akan Bersama sama mematangkan project penelitian strategis dari produk MMP yang lain, yang tidak hanya bermanfaat bagi pihak MMP dan Unpri, namun juga bermanfaat bagi masyarakat.

“Tujuan akhirnya mempersiapkan lulusan yang bermutu, menguasai ilmu pengetahuan, dan keterampilan dalam bidangnya serta mempunyai sikap dan prilaku sesuai dengan etika dan kode etik profesi. Tujuan ini merupakan bagian dari visi dan misi kami yang mengutamakan kualitas. Untuk ke depan kami juga akan bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Unpri," jelas Guntur.

Obat Kumur Herbal

Usai melakukan MoU, PT MMP juga melakukan Memorandum of Agreement (MoA) dengan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG ) Unpri. MoA ini menyangkut penelitian dan riset tentang obat kumur dan bau mulut yang berbahan baku herbal. Penandatanganan MoA dilakukan oleh Dekan FKG Unpri, drg Steven Wijaya Sp.KG. Sementara penelitian ini diketuai oleh drg Suci Erawati.

drg Suci Erawati mengatakan, ada beberapa tanaman yang bisa dijadikan alternatif sebagai herbal yang bisa ditemui di Indonesia, salah satunya adalah kapulaga dan daun jarak cina. Keduanya termasuk bahan yang mudah didapat.
Ada beberapa alasan mengapa drg Suci dan tim melakukan penelitian berbahan herbal.

“Kesehatan merupakan hak seluruh warga negara Indonesia, termasuk kesehatan gigi mulut. Gigi mulut adalah gerbang utama masuknya segala sesuatu yg berhubungan dengan sistem tubuh,”kata drg Suci.

Selain itu, kata drg Suci, kebutuhan masyarakat akan obat murah tapi efektif dan mempunyai atau tidak ada side effect nya sangat besar. Begitu juga dengan kebutuhan masyarakat akan obat kumur yg murah effektif dan tidak mempunyai side effect atau tidak mengandung alkohol.

“Daun jarak cina atau yang dikenal dengan daun betadine untuk obat kumur anti bakteri sebagai alternatif obat kumur povidone iodine utk preventif/pencegahan Covid 19,”terang drg Suci lagi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

universitas kesehatan kerja sama
Editor : Media Digital

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top