Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Wisata Tidur di Sawah Banyak Diminati Pelancong

Kawasan wisata Tidur Sawah itu dikelola oleh BUMDes Ersada Arih dan pemilik lahan dengan konsep bagi hasil.
Objek wisata Tidur Sawah./Antara
Objek wisata Tidur Sawah./Antara

Bisnis.com, MEDAN - Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, memperkenalkan objek Wisata Tidur Sawah yang berada di Dusun Pamah Simelir, Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingai dengan panorama keindahan alam dan udara yang sejuk.

Pengelola objek Wisata Tidur Sawah, Ferdinan, di Langkat, Rabu, mengatakan, kawasan persawahan yang dikelilingi hutan Bukit Barisan Taman Nasional Gunung Leuser itu disulap menjadi wisata yang sangat diminati oleh berbagai kalangan, baik anak-anak, remaja, dan orang tua, karena udaranya yang sejuk di siang hari maupun malam hari.

Kawasan wisata Tidur Sawah itu dikelola oleh BUMDes Ersada Arih dan pemilik lahan dengan konsep bagi hasil.

"Berbagai fasilitas yang memanjakan pengunjung ada di sini, mulai tenda penginapan dengan kapasitas 15 tenda, kolam renang, wifi, musala, air bersih, kantin, semuanya disiapkan pengelola," katanya.

Ia mengatakan untuk Maret saja tempat sudah habis di pesan oleh mereka yang ingin menginap, Mereka datang dari Kota Medan, Kota Binjai, Deli Serdang, Tanjung Balai, maupun warga Langkat sendiri.

Untuk masuk ke kawasan wisata Tidur Sawah itu cukup terjangkau yakni hanya Rp5.000 per orang dan bila menginap memakai tenda harganya hanya Rp75.000 saja.

Kawasan Tidur Sawah ini mudah dijangkau, baik dengan mengendarai sepeda motor maupun kendaraan pribadi tepatnya di pinggir jalan umum menuju perbatasan Kabupaten Tanah Karo dengan Kabupaten Langkat.

Salah seorang pengunjung, Heri Widiyanto, saat ditemui di lokasi wisata Tidur Sawah itu mengungkapkan sungguh tepat bila bermalam di kawasan wisata tersebut.

"Udara dingin malam, sejuknya air pegunungan memberi kemanjaan buat kita untuk berlama-lama di kawasan ini. Maunya berlama-lama di sini menikmati panorama alam dan udara yang sejuk," katanya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Newswire
Editor : Miftahul Ulum
Sumber : Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper