Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Karhutla Aceh, Tim Gabungan Waspadai Bara Api di Bawah Permukaan

proses pendinginan dilakukan agar bara api yang ada di lokasi lahan gambut yang sebelumnya sudah terbakar tidak lagi menyala.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 08 Maret 2021  |  04:45 WIB
Ilustrasi - Istimewa
Ilustrasi - Istimewa

Bisnis.com, ACEH - Bara api di bawah permukaan tanah menjadi tantangan bagi penanganan kebakaran hutan dan lahan di kawasan lahan gambut.

Hal itulah yang membuat Tim Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Nagan Raya Provinsi Aceh harus melakukan pendinginan di lokasi kebakaran.

Adapun, lokasi karhutla berada di Kecamatan Kuala, Nagan Raya, Aceh.

Pendinginan dilakukan Tim gabungan yang terdiri atas TNI, Polri, BPBD Nagan Raya Provinsi Aceh bersama masyarakat untuk mencegah api menyala kembali.

"Tim Satgas Karhutla masih melanjutkan upaya pemadaman di lokasi di Karhutla. Kami masih melakukan proses pendinginan," kata Dandim 0116 Nagan Raya Letkol Inf Guruh Tjahyono di Suka Makmue, Minggu malam.

Menurutnya, proses pendinginan dilakukan agar bara api yang ada di lokasi lahan gambut yang sebelumnya sudah terbakar tidak lagi menyala.

Ia juga memastikan kobaran api di lokasi kebakaran di Nagan Raya sudah bisa dipadamkan seluruhnya.

Namun, kepulan asap hingga Minggu malam masih keluar dari dalam tanah di lokasi kejadian.,

“Bara api di bawah permukaan inilah yang lagi dalam proses pendinginan, kami masih terus menyemprotkan air,” kata Guruh Tjahyono.

Selain melakukan upaya pemadaman, ia juga berharap guyuran hujan dapat segera menuntaskan seluruh kebakaran lahan di Kabupaten Nagan Raya, Aceh.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Karhutla

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top