Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kekeringan Melanda Warga di Batang Arau Padang

Warga Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatra Barat, merasakan kesulitan air bersih setelah sumber air di Bukit Gado-Gado mengering akibat cuaca panas yang sudah berlangsung hampir sebulan ini.
Noli Hendra
Noli Hendra - Bisnis.com 16 Februari 2021  |  20:17 WIB
Seorang nenek di Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatra Barat, tengah membawa air bersih menggunakan ember dan air itu diperoleh dari pendistribusian air bersih melalui mobil tangki BPBD Padang, Selasa (16/2/2021). Bisnis - Noli Hendra
Seorang nenek di Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatra Barat, tengah membawa air bersih menggunakan ember dan air itu diperoleh dari pendistribusian air bersih melalui mobil tangki BPBD Padang, Selasa (16/2/2021). Bisnis - Noli Hendra

Bisnis.com, PADANG - Warga Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatra Barat, merasakan kesulitan air bersih setelah sumber air di Bukit Gado-Gado mengering akibat cuaca panas yang sudah berlangsung hampir sebulan ini.

Dari penjelasan Lurah Batang Arau, Eka Saputra, dari seribu lebih Kepala Keluarga (KK) yang ada di Batang Arau itu, sebagian besarnya terdampak akibat mengeringnya sumber air bersih di Bukit Gado-Gado tersebut.

"Kondisi itu sudah terjadi hampir satu bulan ini, namun warga mulai merasakan kesulitan untuk mendapatkan air bersih, sekitar dua hari belakangan ini. Beruntung BPBD Padang telah menyalurkan air bersihnya hari ini," katanya di Padang, Selasa (16/2/2021).

Dia mengaku bahwa tidak seluruh warga di Batang Arau yang terdampak akibat mengeringnya sumber air di Bukit Gado-Gado itu. Karena masih ada sebagian besar warga lainnya itu telah memiliki air dari Perumda Air Minum Padang.

"Jadi warga yang tinggal di ketinggian ata di lereng Bukit Gado-Gado ini rumahnya tidak ada aliran air dari Perumda Air Minum Padang. Artinya sumber airnya cuma satu yaitu di Bukit Gado-Gado. Sekarang sumber air itu mengering," tegasnya.

Dikatakannya kondisi kekeringan yang terjadi itu, juga pernah terjadi bahwa setiap tahunnya. Karena bila cuaca yang berlangsung cukup panas dan hujan tidak kunjung turun, maka sumber air di Bukit Gado-Gado bisa mengering.

Saat ini, khusus warga yang membutuhkan sumber air bersih tersebut, pihak kelurahan telah menyampaikan ke BPBD Padang agar menyalurkan air bersih untuk warga Batang Arau yang mengalami kekeringan itu.

"BPBD telah merespon kita, dan alhamdulillah ada beberapa mobil tangki yang bawa air bersih. Semoga kedepannya air bersih ini terus berdatangan," harapnya.

Namun bila kondisi yang demikian berkepanjangan, Eka menyatakan akan melakukan cara yakni mengumpulkan dana untuk mendatangkan air bersih. Tetapi, dia tidak mengharap hal demikian, tapi mengharapkan hujan segera turun.

Sementara Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Padang Sultan Hendra juga mengatakan pendistribusian air bersih itu dilakukan perdana di hari ini, setelah mendapat laporan dari Lurah Batang Arau bahwa di daerah itu warganya kesulitan untuk mendapatkan air bersih.

"Di sini ada beberapa warga yang menggunakan air bersih dari mata air di Bukit Gado-Gado. Sekarang sumber air itu mengering," sebut Sutan.

Dia juga menyebutkan terkait kondisi cuaca di Padang yang tidak lagi turun hujan hampir sebulan, akan berkoordinasi dengan BMKG, untuk mengetahui kondisi cuaca kedepannya.

"Tujuannya, agar BPBD bisa mengambil langkah-langkah penanganan bisa dipersiapkan," sebutnya. (k56)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumbar
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top