Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pangkalpinang dan Bangka Tengah Zona Merah Covid-19

Dalam sepekan terakhir, kasus konfirmasi Covid-19 sebanyak 662 orang.
Ilustrasi tes Virus Corona./Antara
Ilustrasi tes Virus Corona./Antara

Bisnis.com, PANGKAPLINANG - Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menetapkan status Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka Tengah sebagai zona merah Covid-19, karena meningkatnya infeksi Virus Corona di daerah itu.

"Hari ini, kasus konfirmasi Covid-19 di Babel menyentuh 4.277 kasus, tertinggi di Kota Pangkalpinang dan Bangka Tengah," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Babel, Andi Budi Prayitno di Pangkalpinang, Kamis (28/1/2021).

Dalam sepekan terakhir, kasus konfirmasi Covid-19 sebanyak 662 orang dan kondisi tersebut masih menempatkan wilayah Provinsi Kepulauan Babel pekan ini ke dalam peta zona risiko oranye (risiko sedang) dengan sebaran Kota Pangkalpinang dan Bangka Tengah zona merah (resiko tinggi).

Sementara, lima kabupaten lainnya zona oranye atau risiko sedang yaitu Kabupaten Belitung, Belitung Timur, Bangka Barat, Bangka Selatan, Bangka dan zona kuning (risiko rendah) nihil.

"Dalam sepekan terakhir ini, kenaikan kasus Covid-19 tertinggi terjadi di Bangka Tengah naik 71,0 persen, Bangka 65,1 persen, Bangka Selatan 53,3 persen," katanya.

Ia menjelaskan, insiden kumulatif kasus Covid-19 tertinggi (per 100.000 penduduk) terjadi di Kota Pangkalpinang 727,09 kasus, Bangka 337,25 kasus, Bangka Tengah 323,37 kasus.

Sementara itu, angka kematian tertinggi (per 100.000 penduduk) tertinggi di Kota Pangkalpinang 17,18 kasus, Belitung 6,33 kasus, Kabupaten Bangka Tengah 5,89 kasus.

"Berdasarkan data di atas, jumlah kasus konfirmasi Covid-19 yang terjadi di Babel dalam sepekan terakhir naik empat kali lipat dibanding pekan sebelumnya yakni sebesar 6,9 persen, di mana 40 persen kasus Covid-19 berasal dari Kota Pangkalpinang," katanya.

Andi menambahkan, angka kematian pasien yang terkonfirmasi Covid-19 juga mengalami kenaikan sebesar 36,4 persen, di mana 47,44 persen kasus kematian pasien Covid-19 di Babel disumbang oleh Kota Pangkalpinang.

"Kondisi ini menandai kasus Covid-19 di Babel dalam 5 bulan ini mengalami lonjakan terutama pada klaster perkantoran, klaster keluarga, klaster fasilitas pelayanan kesehatan, klaster perkebunan, klaster perumahan, klaster pesantren, klaster perkumpulan, dan klaster panti asuhan, serta terbaru klaster kampung," pungkas Andi.

 

 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Newswire
Editor : Nancy Junita
Sumber : Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper