Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hasil Sensus BPS, Penduduk Sumut Menjadi 14,80 Juta Jiwa

Badan Pusat Statistik merilis hasil Sensus Penduduk 2020 (SP2020), Kamis (21/1/2021). Berdasarkan hasil SP2020, jumlah penduduk Sumatra Utara tercatat sebanyak 14,80 juta jiwa.
Cristine Evifania Manik
Cristine Evifania Manik - Bisnis.com 22 Januari 2021  |  12:58 WIB
Kepala BPS Syech Suhaimi saat memaparkan Hasil Survei Penduduk 2020 di Kantor BPS Sumut, Kamis (21/1/2020).  - Bisnis/Cristine Evifania Manik
Kepala BPS Syech Suhaimi saat memaparkan Hasil Survei Penduduk 2020 di Kantor BPS Sumut, Kamis (21/1/2020). - Bisnis/Cristine Evifania Manik

Bisnis.com, MEDAN - Badan Pusat Statistik merilis hasil Sensus Penduduk 2020 (SP2020), Kamis (21/1/2021). Berdasarkan hasil SP2020, jumlah penduduk Sumatra Utara tercatat sebanyak 14,80 juta jiwa.

Jumlah ini bertambah sebanyak 1,82 juta jiwa atau rata-rata bertambah sebanyak 181.720 ribu jiwa setiap tahun dibandingkan dengan sensus penduduk 2010 (SP2010). Jumlah penduduk Sumut berdasarkan SP2010 adalah 12,98 juta jiwa.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatra Utara Syech Suhaimi menyatakan dalam kurun waktu 10 tahun, laju pertumbuhan penduduk sebesar 1,28 persen per tahun.

"Terdapat percepatan laju pertumbuhan penduduk sebesar 0,06 poin jika dibandingkan dengan periode 2000-2010," ungkap Syech di Kantor BPS Sumut, Kamis (21/1/2021).

Syech menyampaikan sejak SP2000 secara bertutut-turut, laju pertumbuhan penduduk Sumut mengalami percepatan. Pada SP2000 hinhga SP2010 terjadi percepatan laju penduduk sebesar 0,02 poin.
"Ini yang harus sama-sama kita perhatikan. Laju pertumbuhan penduduk Sumut terus mengalami percepatan," tambah syech.

Sementara, apabila dibandingkan dengan SP1971, terjadi perlambatan laju pertumbuhan penduduk dalam kurun waktu 49 tahun sebesar 1,67 persen.

Sementara itu, Kepala BPS Suhariyanto menyampaikan sensus penduduk merupakan program kerja 10 tahunan yang dikerjakan oleh BPS. SP2020 ini merupakan sensus penduduk ketujuh yang dilakukan di Indonesia.

"SP pertama kali dilakukan di indonesia tahun 1961, sehingga sensus penduduk kali ini adalah sensus penduduk yang ketujuh," kata Suharianto secara virtual, Kamis (14/1/2021).

Sebelumnya, sensus penduduk telah dilaksanakan pada tahun 1961, 1971, 1980, 1990, 2000, dan 2010.

SP2020 dilaksanakan dalam dua metode, secara online dan pengumpulan data di lapangan. SP online yang semula dilaksanakan pada 14 Februari hingga 31 Maret 2020, diperpanjang hingga 29 Mei 2020.

Akibat pandemi covid-19, pendataan penduduk di lapangan, semula dilaksanakan mulai bulan Juli 2020 ditunda menjadi bulan September 2020.

BPS memanfaatkan teknologi Computer Aided Web Interviewing (CAWI) dalam pengumpulan data SP2020. Sementara, petugas sensus juga menggunakan kuisioner kertas untuk wilayah yang akses internetnya belum tersedia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumut
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top