Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemkab Banyuasin Produksi Beras Kemasan Serap Panen Petani

Bupati Kabupaten Banyuasin Askolani mengatakan pemkab menargetkan beras Sedulang Setudung dapat menjadi ikon produk pangan dari daerah sentra padi di Sumsel tersebut.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 21 Desember 2020  |  15:53 WIB
Beras Sedulang Setudung yang diproduksi oleh BUMD Pemkab Banyuasin Sei Sembilang. istimewa
Beras Sedulang Setudung yang diproduksi oleh BUMD Pemkab Banyuasin Sei Sembilang. istimewa

Bisnis.com, PALEMBANG – Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Sumatra Selatan, memproduksi beras kemasan bermerek Sedulang Setudung yang berasal dari hasil panen petani setempat.

Beras kualitas premium dan medium itu diproduksi oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Banyuasin, yakni Perusahaan Umum Daerah Sei Sembilang.

Bupati Kabupaten Banyuasin Askolani mengatakan pemkab menargetkan beras Sedulang Setudung dapat menjadi ikon produk pangan dari daerah sentra padi di Sumsel tersebut.

“Sekarang Banyuasin tidak hanya sebatas menanam dan panen [padi], tetapi sudah memiliki merek beras sendiri,” katanya dalam siaran pers, Senin (21/12/2020).

Askolani memaparkan selama ini gabah petani dijual ke pengusaha asal Lampung dan provinsi lainnya dengan harga relatif murah.

Oleh karena itu, pemkab melalui BUMD Sei Sembilang berupaya menyerap gabah petani dan langsung mengolahnya dalam bentuk beras kemasan.

Direktur Sei Sembilang, Ardiansyah, mengatakan produksi beras Sedulang Setudung, pada tahap awal untuk memenuhi pesanan khusus sejumlah daerah dan ASN  di Banyuasin.

Dia menambahkan pihaknya segera mengaktifkan penggilingan beras (rice mill)  milik Pemda yang selama ini tidak dimanfaatkan secara maksimal. 

“Sejalan dengan itu maka BUMD Sei Sembilang akan punya alat produksi sendiri dan ini penting dalam rangka masuk ke pasar bebas,” katanya.

Ardiansyah mengemukakan pihaknya berkomitmen untuk melibatkan petani dan pengumpul beras untuk bekerja sama. Dengan demikian, Sei Sembilang dapat menyatukan persepsi bahwa Banyuasin sekarang sudah memiliki merek beras sendiri.

Sementara itu, Kades Sukatani Suparman mengaku bangga dengan diluncurkannya Beras Sedulang Setudung milik Kabupaten Banyuasin. 

Diketahui, produksi padi Kabupaten Banyuasin tercatat sebanyak 905.846 ton gabah kering giling (GKG) pada 2019. Angka tersebut setara dengan produksi beras sebanyak 519.684 ton. Produksi tersebut dihasilkan dari luasan panen 208.598 hektare.

Adapun, target produksi pada tahun 2020 dipatok sebanyak 1,30 juta ton GKG atau setara 750.399 ton beras.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Beras sumsel musi banyuasin
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top