Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hore, Ekspor Sumut Tumbuh Double Digit

Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatra Utara mencatat nilai ekspor di Sumatera Utara pada bulan Oktober 2020 sebesar US$770,90 juta atau Rp10,89 triliun. Nilai ini tumbuh double digit sebesar 19,14 persen dibanding Oktober 2019 (yoy).
Cristine Evifania Manik
Cristine Evifania Manik - Bisnis.com 07 Desember 2020  |  12:01 WIB
Hore, Ekspor Sumut Tumbuh Double Digit
Ilustrasi - Bisnis
Bagikan

Bisnis.com, MEDAN - Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatra Utara mencatat nilai ekspor di Sumatera Utara pada bulan Oktober 2020 sebesar US$770,90 juta atau Rp10,89 triliun. Nilai ini tumbuh double digit sebesar 19,14 persen dibanding Oktober 2019 (yoy).

Pada Oktober 2019, nilai ekspor Sumut berjumlah US$647,08 juta atau Rp9,14 triliun.

Secara mtm, Nilai ekspor pada bulan Oktober 2020 naik 1,09 persen dibandingkan bulan September 2020, yaitu US$762,58 juta atau Rp10,77 triliun.

Bila diakumulasikan, nilai total ekspor Sumut sejak Januari hingga Oktober 2020 berjumlah US$6,62 miliar atau Rp93,55 triliun, naik 2,85 persen dibandingkan periode Januari hingga Oktober 2019.

Dilihat dari golongan barang, ekspor golongan tembakau mengalami kenaikan 118,19 persen atau Rp218 miliar pada Oktober 2020 terhadap September 2020.

Kepala BPS Sumut Syech Suhaimi menyampaikan share ekspor terbesar pada bulan Januari hingga Oktober 2020 berasal dari lemak dan minyak hewan/nabati serta karet dan tambang dari karet.

“Lemak dan minyak hewan/nabati memberi andil ekspor sebesar 38,53 persen atau US$2,55 miliar. Ekspor karet dan barang dari karet sebesar US$910,15 juta member andil 13,76 persen dari total ekspor,” kata Syech, Senin (7/12/2020).

Syech juga menjelaskan negara utama tujuan ekspor sumut masih didominasi oleh Tiongkok, Amerika Serikat, dan India. Total ekspor ke negara tersebut berturut-turut pada bulan Oktober 2020 adalah Rp1,46 triliun, Rp1,22 triliun, dan Rp818,94 triliun.

“Kontribusi ketiga negara tersebut mencapai 32,19 persen,” pungkas Syech.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumut
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top