Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Karet Sumsel Diprediksi Bisa Sentuh Rp18.900 per Kg

Harga karet untuk kadar kering karet atau KKK 100% diperkirakan dapat melaju di rentang Rp18.100 - Rp18.900 per kg hingga akhir tahun.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 27 November 2020  |  16:17 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, PALEMBANG – Harga karet untuk kadar kering karet atau KKK 100 persen diperkirakan dapat melaju di rentang Rp18.100 – Rp18.900 per kg hingga akhir tahun.

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil (P2HP) Dinas Perkebunan Sumsel, Rudi Arpian, mengatakan pergerakan harga karet KKK 100 persen saat ini sudah tembus di atas Rp18.000 per kg.

“Kalau kita amati, meski pergerakannya fluktuatif selama minggu ke I hingga minggu ke III November 2020 namun sudah melewati level Rp18.000 per kg, prediksinya harga bisa sampai Rp18.900 per kg hingga akhir 2020,” katanya, Jumat (27/11/2020).

Rudi menjelaskan harga yang diamati tersebut merujuk pada perkembangan harga karet yang diolah Dinas Perkebunan Sumsel dan Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Sumsel.

Menurut Rudi, harga karet Sumsel telah mencapai puncaknya senilai Rp20.889 per kg pada minggu ke-4 Oktober 2020. 

“Kami melihat sekarang ada keseimbangan harga pasar baru pasca pemilihan Presiden AS,” katanya.

Dia menjelaskan harga keseimbangan adalah titik harga di mana jumlah yang diminta sama dengan jumlah yang ditawarkan. Kondisi keseimbangan itu berlaku untuk pasar Singapore Commodity Exchange (Sicom).

“Hal itu tak lepas dari terhambatnya produksi dari negara penghasil karet Thailand dan Vietnam yang dilanda oleh siklus cuaca ekstrim La Nina beberapa waktu lalu,” katanya.

Pergerakan harga yang positif juga terjadi di tingkat petani, terutama yang dijual melalui Unit Pengolahan dan Pemasaran Hasil Bokar (UPPB).

Rudi mengemukakan harga karet mingguan melalui UPPB masih berkisar Rp9.000 -- Rp10.000 per kg. Sedangkan harga karet di tingkat nonUPPB untuk karet mingguan, berkisar Rp6.000 – Rp7.000 per kg.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumsel
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top