Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Satgas Covid-19 Sumut Tegaskan Transportasi Umum Terapkan Prokes

Satuan Tugas Penanganan (Satgas) Covid-19 Sumatra Utara meminta transportasi umum di Sumatera Utara terus menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Hal ini sehubungan dengan bertambahnya jumlah penderita positif Covid-19 di Sumut.
Cristine Evifania Manik
Cristine Evifania Manik - Bisnis.com 26 November 2020  |  17:05 WIB
Juru Bicara Satgas Covid/19 Sumut Aris Yudhariansyah (kanan) bersama Head of Regional Corporate Affairs Sumbagut Dian Lumban Toruan (tengah) saat acara Kopi Darat Bersama Mitra Gojek
Juru Bicara Satgas Covid/19 Sumut Aris Yudhariansyah (kanan) bersama Head of Regional Corporate Affairs Sumbagut Dian Lumban Toruan (tengah) saat acara Kopi Darat Bersama Mitra Gojek

Bisnis.com, MEDAN - Satuan Tugas Penanganan (Satgas) Covid-19 Sumatra Utara meminta transportasi umum di Sumatera Utara terus menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Hal ini sehubungan dengan bertambahnya jumlah penderita positif Covid-19 di Sumut.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Sumut Aris Yudhariansyah menyatakan terdapat lebih dari 15.000 pasien Covid-19 di Sumut hingga Rabu, (25/11/2020).

"Masyarakat kita masih ada yg belum percaya ada Covid-19. Lebih dari 15 ribu orang terkonfirmasi Covid-19 per tanggal 25 November 2020," ungkap Aris pada acara Kopi Darat Bersama Mitra Gojek, Kamis (26/11/2020).

Aris menyebutkan pasien Covid-19 di Sumut didominasi oleh kelompok usia 45 tahun ke atas dengan jenis kelamin laki-laki. Menurutnya, pengemudi transportasi online di Kota Medan sangat rentan terpapar Covid-19 mengingat para pengemudi didominasi oleh laki-laki dengan kelompok umur 40 tahun ke atas.

Salah satu transportasi umum yang diapresiasi Aris adalah Gojek. Aplikasi berbasis online tersebut menerapkan program jaga kesehatan, kebersihan, dan keamanan (J3K) sebagai tindakan pencegahan Covid-19.

"Saya lihat mitra (Gojek) diberikan APD dan dilakukan desinfeksi dan ini sangat kita apresiasi," kata Aris.

Menanggapi hal tersebut, Head of Regional Corporate Affairs Sumbagut Dian Lumban Toruan menyatakan Gojek memang menerapkan standar protokol kesehatan yang cukup ketat melalui Posko Aman J3K dan Zona Nyaman J3K.

"Posko Aman J3K diperuntukkan bagi mitra driver Goride dan Gocar dengan mewajibkan pengecekan suhu tubuh, melakukan desinfeksi kendaraan dan helm, memberikan informasi suhu tubuh mitra driver, memberi sekat pelindung Gocar dan Gojek, dan memberi pelindung helm," ungkap Dian.

Sementara itu, Zona Nyaman J3K diperuntukkan bagi konsumen dan mitra Gojek. Terdapat tujuh titik Zona Nyaman J3K yang tersebar di Kota Medan, yaitu titik Manhattan, Cambridge, KNO, Ringroad Point, Pajak Kedan, Foodcourt Gajahmada, dan Pajak USU.

Fasilitas yang tersedia di Zona Nyaman J3K meliputi, pengecekan suhu tubuh konsumen, handsanitizer, masker dan penutup kepala, serta penyemprotan desinfektan ke helm atau pintu GoCar yang ditumpangi konsumen.

Dian menyebutkan penerapan protokol kesehatan tersebut akan terus dilaksanakan hingga vaksinasi Covid-19 tersebar merata di Sumut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumut
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top