Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pembangunan Pipa Gas Domestik Dumai-Sei Mangkei Dipercepat

Persiapan ini jelang penghentian pasokan gas dari Blok Corridor ke Singapura pada 2023 nanti.
Eko Permadi
Eko Permadi - Bisnis.com 17 November 2020  |  07:21 WIB
Jaringan pipa gas. - Bloomberg
Jaringan pipa gas. - Bloomberg

Bisnis.com, PEKANBARU — Pemerintah berupaya percepat pembangunan jaringan gas domestik yang menghubungkan Pulau Sumatra dan Jawa. Kajian kelayakan bisnis atau Feasibility Study (FS) transmisi Dumai-Sei Mangkei sudah dilakukan sejak 2014 dan akan disesuaikan kembali.

Persiapan ini jelang penghentian pasokan gas dari Blok Corridor ke Singapura pada 2023 nanti.

Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementerian ESDM Alimuddin Baso mengatakan PT PGN telah membuat FS sejak 2014. Dengan perkembangan 6 tahun perlu dilakukan reviu lagi.

“Berdasarkan FS tahun 2014 tersebut, desain pipa berdiameter antara 12-28 inci dan investasinya diperkirakan US$483 juta,” ujar Ali dari keterangan resmi, Sabtu (14/11/2020).

Ali menerangkan pasokan gas berasal dari Grissik dan Jambi melalui pipa Grissik-Duri-Dumai, serta LNG Regas Arun melalui pipa Arun-Belawan Sei Mangke dan Lapangan Gas PHE NSO/NSB dan Medco Blok A.

Dari sisi Neraca Gas Region 1 Aceh dan Sumatera Bagian Utara, lanjut Ali, eksisting supply saat ini adalah Medco Blok A, PHE NSO dan NSB serta LNG Tangguh.

Selain itu, ada proyek yang akan onstream tahun 2023 yaitu Zaratex dan 2024 ENI JAU. Terdapat potensial onstream juga yaitu EMP Gebang tahun 2023.
Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) M. Fanshurullah Asa mengatakan akan membangun pipa transmisi gas bumi ruas Dumai-Sei Mangke sepanjang 386 kilometer.

Dibangunnya pipa transmisi ini untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Sehingga gas dengan kapasitas 300 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd) dari Blok Corridor tidak akan diekspor ke Singapura maupun negara lain.

“Proyek ini akan mampu membuat Indonesia bersaing dengan Singapura, Malaysia, Vietnam dan sejumlah negara tetangga lainnya,” kata Fanshurullah dikutip Senin (16/11/2020).

Kepala Dinas ESDM Riau Indra Agus Lukman menyambut baik pembangunan ini. Dia meminta pemerintah daerah yang dilewati pipa transmisi dapat berperan penting dalam penyediaan gas, karena kebutuhan gas di Riau setiap tahun mengalami peningkatan.

Pihaknya berharap adanya pembangunan pipa transmisi ruas Dumai-Sei Mangke dapat memberi dampak menggerakkan roda perekonomian masyarakat, dan menyerap tenaga kerja lokal, serta bisa meningkatkan jaringan gas untuk rumah tangga.(K42).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau lng gas alam
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top