Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Batam Kembali Menggeliatkan Industri Pariwisata

Ada upaya untuk mengajak agar kegiatan pemerintah pusat diselenggarakan di Batam.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 07 November 2020  |  14:46 WIB
Sejumlah wisatawan bercengkerama di Pantai Teluk Lagoi, Bintan, Kepulauan Riau, Minggu (1/11/2020). Pemerintah provinsi setempat menargetkan Pantai Teluk Lagoi dan sejumlah destinasi wisata lain di wilayahnya kembali bergeliat setelah dibukanya kembali jalur perbatasan Batam-Singapura. - Antara/Aditya Pradana Putra
Sejumlah wisatawan bercengkerama di Pantai Teluk Lagoi, Bintan, Kepulauan Riau, Minggu (1/11/2020). Pemerintah provinsi setempat menargetkan Pantai Teluk Lagoi dan sejumlah destinasi wisata lain di wilayahnya kembali bergeliat setelah dibukanya kembali jalur perbatasan Batam-Singapura. - Antara/Aditya Pradana Putra

Bisnis.com, BATAM - Sektor pariwisata di Kota Batam Kepulauan Riau siap bangkit dari pandemi, seiring penerapan protokol kesehatan yang ketat di destinasi wisata, hotel, resor, restoran dan pendukung lainnya.

Pjs Wali Kota Batam Syamsul Bahrum menyatakan sektor pariwisata Batam kini tengah terpuruk karena ditutupnya pintu masuk dari luar negeri. Padahal, biasanya kota itu dikunjungi sekitar 200.000 orang wisman setiap bulan.

"Tapi kita tak menyerah, sekarang kita lagi berupaya menghidupkan kembali pariwisata," kata Syamsul dalam Gala Webinar Pelaku Usaha Meeting, Intencove, Conference and Exhibition (MICE) Batam, Sabtu (7/11/2020).

Ia menyampaikan, pihaknya berupaya untuk mengajak agar kegiatan pemerintah pusat diselenggarakan di Batam.

Syamsul percaya, apabila sektor pariwisata, terutama MICE kembali hidup, maka perekonomian Batam juga akan menggeliat kembali.

"MICE ini harus direkayasa, maksudnya harus dibuat dan undang kegiatan-kegiatan pusat agar menggelar kegiatan di hotel-hotel dan sebagainya," kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata mengatakan, Batam salah satu kota MICE favorit sejak dulu. Sarana dan prasarana yang ada di Batam dinilai sangat siap, dan lengkap untuk kebutuhan MICE.

"Infrastruktur kita sudah siap dan destinasi wisata sangat beragam karena sektor MICE ini yang tak kalah terpenting yakni setelah pertemuannya," kata Ardi.

Setelah pertemuan, peserta bisa kuliner, belanja, main golf, menyelam, wisata religi dan sebagainya di kota kepulauan itu.

"Batam sudah punya semua, jalan lebar, dan destinasi lengkap. Semua ini menjadi kekuatan Batam untuk dijadikan tempat pertemuan. Apalagi Batam juga sangat dekat dengan negara tetangga, Singapura dan Malaysia," kata dia.

Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam Kepulauan Riau mencatat tambahan 33 orang positif dan 30 orang sembuh dari paparan Virus Corona di kota setempat, pada Sabtu.

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Batam Didi Kusmarjadi menyatakan, dengan tambahan itu, total 3.084 orang positif Covid-19, sebanyak 2.403 orang di antaranya dinyatakan sembuh, 80 orang meninggal dan 601 orang sedang dirawat.

Dari tambahan 33 orang positif hari ini, dua orang di antaranya adalah konfirmasi bergejala, 30 orang konfirmasi tanpa gejala, dan seorang lainnya konfirmasi kontak dengan pasien terpapar sebelumnya.

Sementara itu, dengan tambahan tersebut, maka delapan kecamatan berstatus zona merah yaitu Sekupang dengan 96 orang masih dalam perawatan, Batuaji dengan 68 orang, Sagulung dengan 104 orang, Sei Beduk dengan 88 orang, Bengkong dengan 49 orang, Lubuk Baja dengan 39 orang, Nongsa dengan 31 orang, dan Batam Kota dengan 107 orang.

Sedang Kecamatan Batuampar berzona merah muda dengan 16 orang dalam perawatan dan Belakangpadang berstatus zona kuning dengan tiga orang masih dalam perawatan.

Dua kecamatan lainnya zona hijau yaitu Bulang dan Galang, tanpa seorang pun yang dirawat karena Covid-19. Kedua kecamatan itu berwilayah di pulau-pulau penyangga.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batam pariwisata
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top